Tingkatkan Kepekaan Terhadap Alam, Ilkom Unika Soegijapranata Gelar Lomba Musikalisasi Puisi

Meningkarkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar, prodi Ilmu Komunikasi Unika Soegijapranata menggelar lomba musikalisasi puisi

Tingkatkan Kepekaan Terhadap Alam, Ilkom Unika Soegijapranata Gelar Lomba Musikalisasi Puisi
Tribun jateng/akbar hari mukti
Lomba musikalisasi puisi tingkat pelajar oleh prodi Ilkom Unika Soegijapranata di ruang theater gedung Thomas Aquinas Unika, Selasa (5/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Meningkarkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar, prodi Ilmu Komunikasi Unika Soegijapranata menggelar lomba musikalisasi puisi tingkat pelajar, Selasa (5/11/2019).

Lomba bertema 'suarakan bumi kita' digelar di ruang theater gedung Thomas Aquinas Unika, Semarang.

Dalam lomba musikalisasi puisi ini, ada sejumlah tim sekolah yang berpartisipasi. Di antaranya tim SMA Don Bosco, SMAN 6 Semarang, SMA Karangturi, dan SMA Sultan Agung.

Sejak pukul 09.30 lomba musikalisasi dimulai. Secara teknis setiap tim tampil membawakan satu karya puisinya.

Irene Marlo Wibowo, ketua panitia menuturkan lomba musikalisasi puisi tersebut ditujukan untuk meningkatkan kepekaan generasi muda tentang daya baca dan alam di bumi.

"Kita tahu bahwa bumi terus dipenuhi sampah. Lewat lomba ini kami ingin melihat pandangan generasi muda terkait isu sampah di bumi."

"Juga lewat lomba ini kami berharap ada peningkatan daya baca dari para siswa-siswi sekolah di Kota Semarang," katanya.

Harapan tim ilmu komunikasi Unika Soegijapranata, menurutnya ialah setelah generasi muda meningkat daya bacanya, juga bisa menuangkannya lagi ke dalam sebuah karya sastra yang dipentaskan.

Irene melihat saat ini upaya untuk mengurangi sampah plastik terus ada. Di antaranya mendaur ulang botol-botol dan sampah plastik menjadi barang yang bisa digunakan kembali.

Pemahaman tersebut menurutnya harus diberikan kepada generasi muda. Agar nantinya mereka tidak ikut merusak bumi.

Stefanus Hadiyarso, Sekretaris Progdi Ilmu Komunikasi Unika Soegijapranata menambahkan puisi dan musik membuat pesan yang ada di dalam tiap bait di puisi bisa terus diterima orang-orang yang mendengarkannya.

"Tema khususnya suarakan bumi kita. Substansinya terkait lingkungan. Artinya sedini mungkin generasi muda harus diberikan pemahaman tentang menjaga lingkungan sekitar," lanjutnya. (Ahm)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved