Dua SDN di Kabupaten Karanganyar Akan Dapat Bantuan Rehabilitasi Bangunan

Dua Sekolah Dasar (SD) di dua kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar akan mendapatkan bantuan untuk merehabilitasi bangunan kelas

Dua SDN di Kabupaten Karanganyar Akan Dapat Bantuan Rehabilitasi Bangunan
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Kepala Seksi (Kasi) Sarana Prasarana Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar, Hari Purnomo. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dua Sekolah Dasar (SD) di dua kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar akan mendapatkan bantuan untuk merehabilitasi bangunan kelas menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2020.

Dari informasi yang dihimpun Tribunjateng.com dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, dua SD itu yakni SDN 3 Bolon Kecamatan Colomadu dan SDN 2 Ploso di Kecamatan Jumapolo.

Kepala Seksi (Kasi) Sarana Prasarana Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar, Hari Purnomo mengatakan, kondisi dua sekolahan itu rusak pada ruang kelas, tapi untuk saat ini ruangan itu tidak digunakan untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Hari menyampaikan, dari total 473 SDN dan 51 SMPN yang ada di Kabupaten Karanganyar, secara umum bangunannya dalam kondisi baik.

"Di Karanganyar (kondisi bangunan sekolah) secara umum baik. Tapi beberapa sekolahan membutuhkan bantuan pembiayaan. Seperti di SDN 3 Bolon itu, kuda-kuda atap ambles dimakan rayap. Juga di SDN 2 Ploso itu rangka atap dimakan rayap. Sudah usul ke APBN dan mendapat DAK tahun 2020," katanya saat ditemui wartawan di kantor Disdikbud Karanganyar, Rabu (6/11/2019).

Ia menjelaskan, proses pembangunan menggunakan anggaran DAK tersebut tidak bisa dilakukan secara langsung. Harus melalui beberapa proses dimulai dari pengajuan permohonan, penyaringan, menyinkronkan, dan Usulan Rencana Kegiatan (URK)

"Ketika rusak tidak bisa langsung diperbaiki. Ada yang mengusulkan tahun kemarin tapi belum bisa terealisasi," jelas Hari.

Sambungnya, jenis permohonan yang menggunakan pembiayaan DAK di antaranya seperti rehabilitasi ruang kelas, rehabilitasi ruang guru, rehabilitasi jamban, pembangunan ruang kelas baru dan lain-lain.

Selain menggunakan DAK, pembiayaan rehabilitasi sekolah juga dapat diperoleh dari APBD Provinsi, APBD Kabupaten dan bantuan pemerintah pusat di Jakarta. (Ais)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved