Jumeri Harap Anggaran Pembangunan 15 Sekolah Asrama di Jateng Disetujui Dewan

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah mengusulkan anggaran untuk pembangunan 15 sekolah asrama setingkat SMK di APBD 2020.

Jumeri Harap Anggaran Pembangunan 15 Sekolah Asrama di Jateng Disetujui Dewan
ISTIMEWA
Jumeri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah mengusulkan anggaran untuk pembangunan 15 sekolah asrama setingkat SMK di APBD 2020.

15 sekolah itu nantinya dibangun di 15 daerah miskin di Jateng.

"Usulan kami 15 asrama.

Tapi itu belum final, baru dibahas di dewan," kata Kepala Dinas Pendidikan Jateng, Jumeri di sela- sela rapat di Badan Anggaran DPRD Jateng, Rabu (6/11/2019).

Dia juga belum bisa menyebutkan angka anggaran yang diajukan dalam pembangunan sekolah asrama atau boarding school itu.

"Nanti saja, karena ini masih dibahas," ucapnya.

2 Hari Terakhir Hujan Deras dan Angin Puting Beliung Terjang 10 Desa di Demak

Dewan Dukung Penuh Program Sekolah Swasta Gratis di Kota Semarang Berapapun Anggarannya

Kecelakaan Beruntun di Barusari Semarang, Driver Ojol Luka Parah Terseret Terjepit Tumpukan Motor

Di Desa Capar Tegal Hanya Tersisa 1 Sumur yang Mengeluarkan Air, Letaknya di Tengah Persawahan

Sebetulnya, pembangunan itu difokuskan untuk asrama, namun tetap ada kegiatan belajar mengajar informal.

Sedangkan belajar formalnya nanti akan dititipkan di sekolah yang ditunjuk dan memenuhi syarat.

Ia berharap usulan yang diajukan itu disetujui sepenuhnya oleh legislatif.

Sebelumnya, usulan yang diajukan Pemporv Jateng di APBD 2020 sebesar Rp 28,77 triliun.

Terdapat kenaikan anggaran sebesar Rp 2,1 triliun dibandingkan APBD tahun lalu.

Terdapat kenaikan signifikan pada pos-pos anggaran yang terkait fasilitas dasar masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, pemukiman dan infrastruktur.

Pada sektor pendidikan misalnya, anggaran dinaikkan dari Rp6,08 triliun pada 2019 menjadi Rp6,77 triliun di tahun 2020.

"Penambahan anggaran sektor pendidikan salah satunya untuk mendorong penambahan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Jateng berbasis boarding school gratis di 15 titik daerah zona merah di Jawa Tengah," kata Ganjar.(mam)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved