Kisah Pria Difabel Pekalongan Jago Buat Meja, Kursi, dan Pipa Rokok

Hidup dengan keterbatasan fisik tak lantas membuat Ahmad Khasani (39) berpasrah diri.

Kisah Pria Difabel Pekalongan Jago Buat Meja, Kursi, dan Pipa Rokok
Indra Dwi Purnomo
Ahmad Khasani (39) disabilitas asal Pekalongan sedang membuat pipa rokok untuk bertahan hidup dan menghidupi keluarganya. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Hidup dengan keterbatasan fisik tak lantas membuat Ahmad Khasani (39) berpasrah diri.

Meski difabel pria asal Dukuh Banjarsari, RT 1 RW 1, Desa Sukorjo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah tetap berjuang mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya.

Setiap harinya Ahmad harus merangkak ketika beraktivitas baik di rumah ataupun di desa.

Berjalan dengan merangkak, Ahmad mengambil kayu yang berada di samping rumahnya.

Tak lama, Ahmad duduk bersimpuh.

Tangannya menggapai gergaji untuk memotong beberapa kayu yang sudah diukur sebelumnya.

Setelah dipotong berbentuk pipa rokok, kayu tersebut ia bor. Lalu, kayu yang dipotong diamplas biar menjadi halus.

"Ini ada pesanan pipa rokok dari warga Buaran," kata Ahmad saat ditemui Tribunjateng.com di rumahnya, Rabu, (6/11/2019) sore.

Dewan Dukung Penuh Program Sekolah Swasta Gratis di Kota Semarang Berapapun Anggarannya

Sambil mengerjakan pipa rokok, ia mulai bercerita bahwa ia sudah lumpuh sejak bayi umur satu tahun.

Dulu, ia sering diolok-olok.

Halaman
1234
Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: Daniel Ari Purnomo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved