Reza dan Hanif Pemuda Asal Pekalongan Ditangkap Polisi Kedapatan Beli Tembakau Gorila via Online

Keduanya kedapatan membawa dan membeli tembakau gorila secara online dengan menggunakan jasa expedisi sebagai sarana pengirimanya.

Reza dan Hanif Pemuda Asal Pekalongan Ditangkap Polisi Kedapatan Beli Tembakau Gorila via Online
ISTIMEWA
Petugas melakukan pemeriksaan kepada dua pemuda yang membawa tembakau gorila. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Dua remaja yakni Reza Fahlevie (26) warga Desa Pacar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan dan Muhammad Hanif Farras (19) warga Perum Mukti Wibowo, Wiradesa, Kabupaten Pekalongan diamankan anggota satuan narkoba Polres Pekalongan.

Keduanya kedapatan membawa dan membeli tembakau gorila secara online dengan menggunakan jasa expedisi sebagai sarana pengirimanya.

Kedua pemuda ini diamankan di sebuah kantor ekspedisi yang berada di Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Selasa (5/11/2019).

Kasubag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat tentang adanya pemuda yang diduga sering membeli tembakau gorila melalui pengiriman jasa expedisi.

"Dari laporan tersebut, selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan. Pada hari Selasa, sekitar pukul 19.15 WIB, dua pemuda datang ke kantor expedisi."

"Selanjutnya, anggota melakukan pemantauan dan beberapa saat kemudian pemuda keluar dari kantor expedisi dan membawa sebuah paket berwarna hijau. Lalu tim langsung mendekati dan menangkap dua pemuda tersebut," kata Kasubag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom kepada Tribunjateng.com.

Kemudian, setelah diperiksa dan membuka paket yang dibawa pemuda tersebut. Hasilnya , paket tersebut berisi amplop tembakau gorila yang dimasukan didalam lipatan baju yang telah dibelinya.

"Saat diinterogasi, pelaku mengaku mendapatkan paket itu dari AD warga Bandung yang di kenalnya melalui pemesanan online melalui instagram."

"Saat ini, barang bukti diamankan dan dibawa ke Polres Pekalongan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut," ungkapnya.

Iptu Akrom menambahkan dari tangan pelaku, anggota berhasil mengamankan dua paket tembakau gorila yang terbungkus amplop putih bergaris diletakkan dalam lipatan baju.

"Akibat perbuatannya, pelaku diancam dengan dengan pasal 114 (1) Subsider Pasal 112 (1) Jo pasal 132 (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 hingga 15 tahun kurungan penjara. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved