TERBARU : Pernyataan Resmi Polisi Terkait Kronologi Kecelakaan Karambol di Semarang

Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jl Cokroaminoto, Semarang, tepatnya di depan SDN Barusari 1, Rabu (6/11/2019) siang tadi.

TERBARU : Pernyataan Resmi Polisi Terkait Kronologi Kecelakaan Karambol di Semarang
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Kecelakaan beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan dan pejalan kaki terjadi di Jalan H.O.S Cokroaminoto no 8 depan SDN Barusari 01 Kota Semarang, Rabu (6/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jl Cokroaminoto, Semarang, tepatnya di depan SDN Barusari 1, Rabu (6/11/2019) siang tadi.

Diketahui sebuah mobil Gran Max berpelat nomor D 8024 EQ yang dikendarai Agus Budiarto (53) melaju dari arah Tugu Muda dan menabrak sejumlah kendaraan.

“Diduga pengemudi (Gran Max) kurang konsentrasi dan tidak bisa menguasai laju mobilnya sehingga terjadi tabrakan dengan kendaraan-kendaraan di depannya,” tutur Kanit Laka Satlantas Polrestabes Semarang AKP Sugito kepada Tribunjateng.com malam ini.

Berdasarkan data dari Satlantas Polrestabes Semarang, kecelakaan itu melibatkan satu mobil yang merupakan penabrak, lima sepeda motor, dan satu gerobak sayur.

Penjual sayur bernama Dedi Rudadi (30), warga Cilacap, mengalami luka pada kepala dan kaki.

Ia dirawat di RST Bhakti Wira Tamtama Semarang.

Korban lain, pengendara sepeda motor Vario H 6298 PQ, Umi Munazah (36) warga Kebumen, mengalami luka pada tangan kanan diduga patah dan saat ini dirawat di rumah sakit yang sama.

Pembonceng Umi yang juga anaknya, Wahyu Fiki (8), mengalami luka pada kali kanannya dan juga dirawat di rumah sakit itu.

Adapun korban lain yaitu Wakidi (41) seorang pengemudi ojek daring Vario asal Sragen berpelat nomor AD 4454 AUD.

Ia mengalami luka lecet pada pelipis, tangan dan kaki.

Halaman
12
Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved