Diskominfo Salatiga Gelar Pelatihan Statistik Dukung Indonesia Satu Data

Guna menghindari perbedaan dan tumpang tindih data statistik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Salatiga menggelar pelatihan.

Diskominfo Salatiga Gelar Pelatihan Statistik Dukung Indonesia Satu Data
Tribun Jateng/ M Nafiul Haris
Kepala Diskominfo Kota Salatiga Nasirudin saat membuka kegiatan pelatihan satu data di Kota Salatiga, Kamis (7/11/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Guna menghindari perbedaan dan tumpang tindih data statistik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Salatiga menggelar pelatihan statistik, Kamis (7/11/2019)

Kepala Diskominfo Kota Salatiga Nasirudin mengatakan pelatihan pengelolaan data statistik sektoral merupakan salah satu inisiasi dari kebijakan satu data Indonesia agar terintegrasi.

"Harapannya tidak terdapat lagi perbedaan dan tumpang tindih data statistik, hanya ada satu referensi data yang menjadi pegangan dalam pembuatan kebijakan strategis, maupun penerbitan perizinan," terangnya kepada Tribunjateng.com, Kamis (7/11/2019).

Tepergok Selingkuh dengan Istri Orang di Rumah, BN Perwira Polda Diamankan Polisi, Suami Sah Diusir

Warga Desa Wanogara Purbalingga Pasang Bronjong di Sungai Gintung Antisipasi Banjir

Arif Ario Anggota TNI AL Ditemukan Tewas di Kamar, Kepala Terlilit Tas Kresek Putih

Menurut Nasirudin mengutip pidato kenegaraan presiden RI beberapa waktu lalu data merupakan jenis kekayaan baru bangsa, harganya lebih mahal dari minyak.

Ia menambahkan dengan pengelolaan data yang baik diawali dari kemampuan penyusun tata kelola data statistik dapat digunakan sebagai acuan dan pedoman penyusunan perencanaan pembangunan daerah.

"Karenanya untuk mewujudkan kebijakan satu data dengan pemanfaatan sistem informasi Diskominfo Kota Salatiga akan membuat portal informasi data statistik yang berasal dari data semua SKPD terkait," katanya

Kabid Persandian dan Telekomunikasi Yulis Oreyano menegaskan bahwa kegiatan workshop yang dilaksanakan selama 2 hari ini adalah dalam upaya mewujudkan satu data Kota salatiga.

“Usai workshop nanti akan ada rencana tindak lanjut, artinya usai dari kegiatan ini diharapkan OPD dapat secara aktif melakukan sharing data utamanya data spasial (sektoral) secara kontinyu update," ujarnya

Terpisah Kasi IPDS BPS Kota Salatiga Dhani Widagdo menekankan pentingnya metadata pada sebuah data statistik.

Metadata kata dia, merupakan informasi mengenai suatu data, karena dengan metadata suatu data dapat diketahui, siapa yang membuat, kapan dipublikasikan, apa isi dan struktur datanya, dan sebagainya.

Karena itu lanjut dia metadata menjadi penting dipelajari lebih dalam dan dikelola secara baik lantaran dengan kemampuan membaca metadata dapat diketahui identitas asal serta kegunaan data itu sendiri.

"Pada workshop kali ini diikuti sebanyak 60 peserta dari seluruh OPD di Kota Salatiga, beserta 3 perguruan tinggi dan 7 instansi vertikal, dengan mendatangkan narasumber dari Diskominfo Provinsi, BPS Kota Salatiga, dan Kominfo Salatiga. Kami semua ini berharap kedepan pengelolaan data semakin baik dengan kerjasama dan mengintegrasikan semua," jelasnya.

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: Daniel Ari Purnomo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved