Ngopi Pagi

FOKUS : Yang Muda Wajib Berjaya

Beberapa waktu lalu sosok Nadiem Makarim menyita perhatian publik setelah ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Pendidikan.

FOKUS : Yang Muda Wajib Berjaya
tribunjateng/bram kusuma
Tajuk ditulis oleh Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda 

Oleh M Nur Huda
Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda

Beberapa waktu lalu sosok Nadiem Makarim menyita perhatian publik setelah ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Pendidikan. Di usia 35 tahun, pendiri Gojek itu memiliki tanggungjawab pada sistem kaderisasi calon penerus bangsa.

Baru-baru ini, sosok muda Risa Santoso yang berusia 27 tahun, dilantik menjadi Rektor Institut Teknologi Bisnis Asia Malang, Sabtu (2/11), menyita perhatian publik. Risa Santoso juga lulusan Harvard University, sama seperti Nadiem Makarim.

Dikutip dari SuryaMalang.com (Tribun-Network), Risa Santoso bertekad menjadikan Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang sebagai kampus yang dapat mendekatkan mahasiswanya dengan dunia kerja, utamanya bidang bisnis digital.

Institut Teknologi dan Bisnis ASIA merupakan penggabungan dari Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) ASIA Malang dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) ASIA Malang.

Sebelum bergabung dengan Institut ASIA Malang, Risa pernah menjadi Tenaga Ahli Muda di Kantor Staf Presiden. Ia juga inisiator aktivitas Asia Entrepreneurship Training Program (AETP), serta inisiator Asia Hackathon. Sebelum diangkat menjadi rektor, Risa menjabat Direktur Pengembangan Bisnis di Kampus Asia Malang.

Meski dalam catatan sejarah, banyak sosok muda menjadi pemimpin dan mampu menciptakan peradaban. Nampaknya, kini telah menjadi tren di Indonesia. Kaum muda bermunculan menggantikan generasi tua.

Sejumlah kepala daerah di Indonesia juga banyak yang berusia di bawah 40 tahun. Semisal TGB Muhammad Zainul Majdi (Gubernur NTB, 36 tahun), Muhammad Ridho Ficardo (Gubernur Lampung, 34 tahun), Taj Yasin (Wakil Gubernur Jateng, 35 tahun), dan lain-lain.

Pada tahun 2045, Indonesia akan menyentuh usia 100 tahun, yang disebut sebagai jendela demografi (window of demography) yakni fase dimana jumlah usia produktif (usia 15-64 tahun) lebih besar dibanding jumlah penduduk yang tidak produktif (di bawah 14 tahun atau di atas 65 tahun).

Pemuda yang saat ini di bangku sekolah akan menjadi garda terdepan bangsa. Mereka harus ditingkatkan kualitas SDM-nya untuk menghasilkan kader terbaik bangsa. Selain itu tentunya moral dan karakter harus diperkuat.

Indonesia Emas 2045 merupakan sebuah kondisi saat negara Indonesia diharapkan mampu bersaing dengan bangsa lain. Kualitas SDM, moral dan karakter bangsa, menjadi tantangan yang dihadapi. Upaya yang harus dilakukan adalah penguatan pendidikan formal, pendidikan karakter, serta pembentukan jiwa kewirausahaan.

Sosok Nadiem Makarim dan Risa Santoso, patut jadi contoh bagi pemuda yang lain untuk bergerak. Saat ini, waktu tepat bagi yang muda berjaya untuk songsong Indonesia Emas dan menguasai dunia.(*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved