Kemensos RI Bersama Rebana Al Hidayah Boyolali Adakan Pentas Seni Untuk Redam Konflik

Kementerian Sosial bersama grup Rebana Al-Hidayah mengadakan pentas seni untuk mereka konflik yang terjadi di antar warga.

IST
Kemensos RI Bersama Rebana Al Hidayah Boyolali Adakan Pentas Seni Untuk Redam Konflik 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI,- Kementerian Sosial bersama grup Rebana Al-Hidayah mengadakan pentas seni untuk mereka konflik yang terjadi di antar warga.

kegiatan tersebut berlangsung pada 2 November 2019, di Masjid Al Hidayah Desa Mudal, Kecamatan Boyolali.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ahmadi, S. Pd., Ketua Bidang Linjamsos Dinas Sosial Kabupaten Boyolali.

Penyelengaraan pentas seni ini diharapkan dapat meredam konflik masyarakat di daerah setempat.

Kesenian rebana menjadi salah satu kearifan lokal di Kabupaten Boyolali.

Pentas seni rebana dapat digunakan sebagai media pendidikan yang mengajarkan nilai – nilai perdamaian, persatuan dan toleransi di dalam perbedaan yang mewujud suatu keindahan dan harmoni sehingga konflik di dalam masyarakat dapat diredam.

Rebana Al Hidayah Boyolali
Rebana Al Hidayah Boyolali (IST)

Ketua Bidang Linjamsos Dinas Sosial Kabupaten Boyolali menyampaikannya saat memberikan sambutan pada kegiatan tersebut.

“Pentas kearifan lokal seperti kesenian rebana ini harus menjadi alat pemersatu masyarakat, meskipun sempat terpecah karena berbeda pilihan dalam pemilu kemarin, terutama pemilihan kepala desa. Semoga nilai–nilai di dalam kesenian dapat mendamaikan masyarakat agar tetap utuh hidup di dalam NKRI.” ujarnya.

Warga Desa Mudal merasa senang dan bersyukur atas dukungan dari Kemeterian Sosial Republik Indonesia dalam menyelenggarakan pentas seni tersebut sebagai upaya menciptakan kehidupan yang rukun di dalam masyarakat.

Kepala Urusan Pemerintah Desa Mudal Mahmudi mengatakan saat kegiatan telah usai.

“Alhamdulillah dengan adanya bantuan dari Kemensos RI kampong kami bisa menyelenggarakan acara pentas seni. Kami bersatu kembali dan melakukan gotong royong dalam persiapan acara ini. Semoga kerukunan warga dapat terpelihara dengan baik.” katanya.

Selain itu pentas seni ini diselenggarakan untuk memperingati Maulid Nabi Mmuhammad SAW.

Kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah oleh seorang ustad. Peserta kegiatan ini terdiri dari beberapa elemen masyarakat seperti tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda. (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved