Kondisi Terakhir : Paska Seratusan Rumah di Karangtengah Demak Rusak Diterjang Angin Ribut,

Syafi'i (58) dan keluarga terpaksa menginap di rumah tetangga setelah lesus menerjang rumah mereka di RT 02 RW 01 Desa Ploso, Kecamatan Karangtengah,

Kondisi Terakhir : Paska Seratusan Rumah di Karangtengah Demak Rusak Diterjang Angin Ribut,
Tribun Jateng/yayan Isro Roziki
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK -- Syafi'i (58) dan keluarga terpaksa menginap di rumah tetangga setelah lesus menerjang rumah mereka di RT 02 RW 01 Desa Ploso, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, Selasa (5/11) malam.

Tak hanya rumah Syafi'i, di hari yang sama, seratusan rumah lain di beberapa desa di Kecamatan Karangtengah juga rusak akibat terjangan angin ribut.

"Hujan deras disertai angin terjadi mulai pukul 19.00. Tiba-tiba, muncul angin seperti pusaran, mulek mulek dan menerjang rumah saya hingga roboh," ungkap Syafi'i saat ditemui di rumahnya, Rabu (6/11).

Saat kejadian, Syafi'i dan keluarga tengah berada di rumah tetangga di samping rumah. Menurut Syafi'i, rumahnya baru selesai dibangun dan masih tahap finishing.

Melihat rumahnya ambruk, Syafi'i mengaku sempat panik. Apalagi, tak hanya rumah tetapi juga barang-barang di dalam rumah hancur tertimpa reruntuhan bangunan.

"Kerugiannya sekitar Rp 50 juta," terangnya.

Kesedihan juga dirasakan Mundzirun (34), warga RT 03 RW 01 Desa Ploso, Kecamatan Karangtengah. Rumah produksi kerupuk yang tersambung dengan rumah utama ambruk diterjang puting beliung.

"Kejadian sekitar pukul 18.30, saat itu hujan deras. Dari dalam rumah saya melihat angin seperti ular besar dari arah timur menuju utara lalu ke barat dan menerjang rumah membuat kerupuk itu," kata Mundzirun.

Tak hanya rumah produksi kerupuk, atap dan teras rumah Mundzirun juga rusak. Dia memperkirakan, kerugian akibat kejadian itu mencapai 25 juta.
Sementara, Sekretaris Camat Karangtengah, Lilik Handoyo mengatakan, puting beliung menerjang beberapa desa di wilayahnya. Yang terparah, terjadi di Desa Ploso dan Grogol.

Ia menjelaskan, di Desa Ploso, terdapat tiga rumah yang rusak parah diterjang lesus. "Selain tiga rumah itu, hampir 40 persen rumah warga di desa itu terdampak puting beliung. Ada seratusan rumah warga yang rusak, mulai dari genting beterbangan hingga ambruk," jelasnya.

Atas kejadian tersebut, warga bersama personel Polsek dan Koramil Karangtengah melakukan kerja bakti membantu mengevakuasi di rumah warga korban angin ribut. Lilik telah melaporkan kejadian itu ke pemerintah kabupaten (pemkab) agar mendapat bantuan.

Terpisah, Kapolsek Karangtengah AKP Margono mengatakan, pihaknya menerjunkan personel membantu korban puting beliung. Dia pun mengimbau warga lebih berhati-hati menghadapai pancaroba saat ini. (ivo)

BPBD Masih Lakukan Pendataan

KEPALA pelaksana harian (Kalahar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak M Agus Nugroho mengatakan, puting beliung melanda 10 desa, Senin (4/11)-Selasa (5/11). Pihaknya masih melakukan pendataan untuk memastikan kerusakan yang terjadi.

"Tim kami masih melakukan assessment (pendataan). Dari data yang masuk, selama dua hari itu, angin ribut melanda 10 desa," jelasnya, Rabu (6/11).
Tak hanya merusak rumah, Agus menyebut, lesus juga merobohkan sejumlah pohon di jalur penghubung antar wilayah. Tak hanya mengganggu arus lalu lintas, kejadian itu juga membuat aliran listrik terganggu karena tiang listrik ikut roboh.

"Tadi malam (Selasa, Red) malah ada tiang listrik di Desa Telogodowo, Kecamatan Wonosalam, roboh dan karbonya menyangkut rumah, hampir saja memicu kebakaran. Beruntung, warga sigap mematikan meteran rumah sehingga tidak terjadi kebakaran," ujarnya.

Agus pun mengimbau warga tetap siaga dan berhati-hati saat hujan turun. Juga, kepada para pengendara kendaraan saat melintas di jalur yang di pinggirannya banyak terdapat pohon rindang.

Dia juga berharap, instansi terkait memangkas dahan maupun menebang pohon trembesi di Jalur Pantura yang rawan roboh. Hal ini untuk memberikan rasa aman dan menjamin keselamatan pengguna jalan. (ivo)

Penulis: Moch Saifudin
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved