Seorang Kades di Boyolali Terkena Sanksi Enam Bulan, Jabatannya Dicopot Sementara

Kades Lampar, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali, atas nama Dwi Sugiyanto (DS), dicopot sementara oleh Dispermasdes Kabupaten Boyolali.

Seorang Kades di Boyolali Terkena Sanksi Enam Bulan, Jabatannya Dicopot Sementara
Net
ILUSTRASI. 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Kepala Desa (Kades) Lampar, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali, atas nama Dwi Sugiyanto (DS), dicopot sementara atau diskorsing oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Boyolali.

Kepala Dispermades Kabupaten Boyolali, Purwanto mengatakan, DS diskorsing karena diduga melakukan penyimpangan dalam pelaksanaan Anggaran Pendatapan dan Belanja Desa (APBDes) 2016-2018.

"Yang bersangkutan diskorsing selama enam bulan," katanya, Kamis (7/11/2019).

Dituturkannya, skorsing dijatuhkan berdasarkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) Inspektorat Boyolali.

Dalam LHP, DS dinilai telah melakukan pelanggaran atas pelaksanaan pembangunan gedung olahraga dan sarana-prasarana jalan.

Pelanggaran yang dilakukan DS itu menurutnya berpotensi merugikan keuangan negara sekitar Rp 100‎ juta.

Namun, setelah ada temuan oleh Inspektorat tersebut, DS mengembalikan potensi keuangan negara tersebut.

"Ada temuan dari Ins‎pektorat, dan sudah ditindaklanjuti. Karena ada temuan, maka harus ada sanksi yang dijatuhkan."

"Pelanggaran kategori sedang, sanksi yang dijatuhkan skorsing enam bulan itu," terangnya.

Disampaikan lebih lanjut, ‎untuk mengisi kekosongan jabatan selama DS menjalani skorsing, pihaknya telah menunjukan penjabat (Pj) Kades Lampar.

Menurut dia, Pj Kades Lampar yang ditunjuk adalah Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tamansari. (Yayan Isro' Roziki)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved