Potret Nyata Pendidikan, Empat Tahun Siswa Belajar di Bangunan Reyot, Pemerintah Seakan Masih Cuek

Sudah sekitar empat yahun ini para siswa di sekolah dasar (SD) Negeri Kepiketik harus menjalani proses belajar secara memprihatinkan.

KOMPAS.COM/NANSIANUS TARIS
Siswa dan guru saat melakukan aktivitas pembelajaran di bangunan darurat SD Negeri Kepiketik, Desa Persiapan Mahe Kelan, Kecamatan Waigete, Kabuapaten Sikka, Flores, NTT, Jumat (8/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, FLORES - Sudah sekitar empat yahun ini para siswa di sekolah dasar (SD) Negeri Kepiketik harus menjalani proses belajar secara memprihatinkan.

Siswa SD Negeri Kepiketik, Desa Persiapan Mahe Kelan, Kecamatan Waigete, Kabuapaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu sudah lama belajar di bangunan darurat yang reyot.

Bangunan darurat itu beratapkan seng tua, dinding pelepuh bambu, dan berlantai tanah.

Atapnya sudah bocor dan dinding sudah lapuk termakan usia.

Lubang menganga di atap dan dinding bangunan itu.

Akibatnya, bangunan darurat itu hanya bisa digunakan saat musim kemarau.

Kala musim hujan tiba, siswa-siswi dan guru terpaksa lari ke luar dan bergabung di ruangan yang agak aman.

Di dalam bangunan darurat itu, siswa belajar dengan sarana seadanya.

Meja dan kursi yang sudah usang.

Papan tulis hitam yang sudah lusuh.

Halaman
123
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved