Awas! KPK Mulai Sambangi Pemdes, Cek Penggunaan Dana Desa, Tak Terkecuali di Tegal

Mulai dari percobaan korupsi yang dilakukan oknum perangkat pemerintah desa (pemdes), hingga bekerja sama dengan pihak ketiga untuk pengerjaan proyek.

Awas! KPK Mulai Sambangi Pemdes, Cek Penggunaan Dana Desa, Tak Terkecuali di Tegal
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Bupati Tegal Umi Azizah memeriksa aset milik pemerintah desa di salah satu desa di Kabupaten Tegal, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Kasus penyalahgunaan dana desa (DD) di Kabupaten Tegal kian marak.

Mulai dari percobaan korupsi yang dilakukan oknum perangkat pemerintah desa (pemdes), hingga bekerja sama dengan pihak ketiga untuk pengerjaan proyek DD.

Hal itu diungkapkan langsung Bupati Tegal Umi Azizah beberapa waktu lalu kepada Tribunjateng.com.

Menurut dia, tidak sedikit proyek DD di Kabupaten Tegal dikerjakan oleh pihak ketiga atau rekanan.

Padahal, kata Umi, hal itu menyalahi aturan karena sejatinya pengerjaan proyek DD harus melibatkan masyarakat desa setempat.

Dengan melibatkan masyarakat desa, perekonomian di tingkat desa bisa bertumbuh pesat.

"Proyek DD harus swakelola. Itu pun harus sesuai spek. Jangan asal-asalan mengerjakannya," jelas Umi.

Meski tidak secara rinci berapa jumlah desa yang bermasalah dengan DD, Umi mengakui maraknya kasus tersebut bahkan membuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak di Kabupaten Tegal.

Kabarnya, ujar Umi, lembaga anti rasuah itu sudah mulai menyasar desa-desa, tak terkecuali Kabupaten Tegal.

"Kepala Desa (Kades) harus waspada karena KPK sudah mulai mengawasi hingga tingkat desa," lanjutnya.

Umi menyadari, di Kabupaten Tegal ada beberapa oknum Kades yang terjerat hukum karena diduga menyelewengkan DD.

Maka dari itu, dia berharap DD dimanfaatkan maksimal supaya masyarakat dapat menikmatinya.

"Minimal, masyarakat diberdayakan untuk mengelola DD. Contohnya, pengerjaan fisik atau pelatihan keterampilan," pungkas Umi. (Akhtur Gumilang)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved