Kabupaten Tegal Tempati Peringkat Kelima dalam Pencegahan Korupsi di Jateng

Angka pencegahan korupsi di Kabupaten Tegal dinilai signifikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Kabupaten Tegal Tempati Peringkat Kelima dalam Pencegahan Korupsi di Jateng
Tribunjateng.com/akh
Sekretaris Daerah (Sekda) Widodo Joko Mulyono saat ditemui beberapa waktu lalu, kala mendampingi Bupati Tegal Umi Azizah. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Angka pencegahan korupsi di Kabupaten Tegal dinilai signifikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu diketahui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono kepada Tribunjateng.com, Sabtu (9/11/2019).

Dia menuturkan, Kabupaten Tegal mengalami kenaikan angka pencegahan korupsi yang signifikan yakni mencapai 76 persen.

Capaian itu diketahui Joko saat Monev Rencana Aksi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Kabupaten Tegal 2019, Selasa (5/11/2019) lalu di Ruang Rapat Bupati bersama lembaga anti rasuah tersebut.

Menurut Joko, dalam upaya pencegahan korupsi, Kabupaten Tegal menempati peringkat ke-lima di Jawa Tengah.

"Dari 35 Kota/Kabupaten, kita menempati peringkat lima besar.

Itu termasuk tinggi. Sementara di tingkat nasional, Kabupaten Tegal masuk peringkat 36 dari 542 Pemerintah Propinsi/Kabupaten/Kota Se-Indonesia," jelas Joko.

Dia menjelaskan, adapun rata-rata capaian area intervensi KPK di Kabupaten Tegal mencapai 76 persen.

Meski demikian, lanjut Joko, standar minimal rata-rata area intervensi KPK adalah 85 persen.

"Tetapi kata orang KPK beberapa waktu lalu, capaian ini masih lebih baik dari rata-rata nasional yang hanya 51 persen," pungkasnya. (Tribunjateng/gum)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved