Broto Sebut Atlet Tunggal Putra Indonesia Belum Konsisten, Contohnya Jonatan dan Anthony

Penyakit utama para atlet bulu tangkis tunggal putra Indonesia saat ini adalah penampilan yang masih senantiasa inkonsisten.

Broto Sebut Atlet Tunggal Putra Indonesia Belum Konsisten, Contohnya Jonatan dan Anthony
BADMINTON INDONESIA
Aksi Jonatan Christie pada babak kedua Fuzhou China Open 2019, Kamis (7/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Penyakit utama para atlet bulu tangkis tunggal putra Indonesia saat ini adalah penampilan yang masih senantiasa inkonsisten.

Pernyataan kritikan itu disampaikan pengamat bulu tangkis Indonesia, Broto Happy.

Broto menilai saat hasil minor diraih oleh kedua pemain tunggal putra Indonesia di ajang Fuzhou China Open 2019 pada Minggu (10/11/2019).

Jonatan Christie, yang turun sebagai unggulan keenam, gagal tampil bagus dan tersingkir pada babak perempat final.

Pemain yang akrab disapa Jojo tersebut ditaklukkan wakil Denmark, Anders Antonsen, melalui rubber game yang berakhir dengan skor 8-21, 21-12, 14-21.

Nasib rekan Jonatan, Anthony Sinisuka Ginting, bahkan lebih apes lagi.

Anthony disingkirkan rivalnya, Ng Ka Long Angus (Hong Kong) pada pertandingan pertama dalam dua gim langsung.

Dengan demikian, Indonesia harus memperpanjang puasa gelarnya di nomor tunggal putra yang telah berlangsung sejak ajang Australian Open 2019.

Menanggapi situasi krisis ini, Broto Happy pun memiliki jawabannya sendiri.

"Jadi begini, kami sebenarnya dari sisi kuantitas juga tidak banyak."

Halaman
123
Editor: deni setiawan
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved