Ada 8.206 Jiwa Sudah Tidak Layak Terima Bantuan Iuran JKN - Pendataan Ulang Dinsos Kota Tegal

Setelah dilakukan verifikasi dan validasi (verivali), 25 persen atau sebanyak 8.206 jiwa dinyatakan tidak layak.

Ada 8.206 Jiwa Sudah Tidak Layak Terima Bantuan Iuran JKN - Pendataan Ulang Dinsos Kota Tegal
TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos Kota Tegal, Endah Pratiwi. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Dinas Sosial Kota Tegal mendata ulang Peserta Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tegal.

Dari data awal berjumlah 33.331 jiwa, Dinsos Kota Tegal mencatat ada sebanyak 8.206 sudah tidak layak.

Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos Kota Tegal, Endah Pratiwi mengatakan, 33.331 merupakan angka sejak 2013 sampai 2018.

Setelah dilakukan verifikasi dan validasi (verivali), 25 persen atau sebanyak 8.206 jiwa dinyatakan tidak layak.

Sedangkan yang dinyatakan layak hanya 25.125 jiwa.

Menurut Endah, angka tersebut merupakan hasil verivali yang dilakukan sejak 1 Agustus sampai 8 September 2019.

"Data verivali tersebut, akan kami rekomendasikan ke Dinkes Kota Tegal untuk diterapkan pada APBD 2020 Kota Tegal."

"Sebab, merekalah yang akan mengeksekusi," kata Endah kepada Tribunjateng.com, Selasa (12/11/2019).

Endah menjelaskan, 25 persen peserta yang tidak layak itu dikarenakan sudah mampu, meninggal dunia, dan pindah.

Peserta yang tidak layak kerena meninggal dunia ada 897 jiwa.

Endah berharap, ada sinergitas antara dinas terkait dan kelurahan.

Ia menilai, idealnya pihak kelurahan melalui pengurus RT dan RW mengirimkan data baru tiap dua bulan.

"Verivali data itu penting. Supaya tahu siapa yang pindah atau meninggal dunia."

"Meski Dinsos bisa lakukan verivali dua tahun sekali."

"Kami berharap kelurahan bisa berikan data secara berkesinambungan," ungkapnya. (Fajar Bahruddin Achmad)

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved