Ini 2 Isu Kesehatan Jadi Fokus Kerja Pemkab Tegal Selama 5 Tahun ke Depan

Dua isu kesehatan utama yakni stunting dan jaminan kesehatan nasional jadi fokus Pemkab Tegal untuk diselesaikan.

Ini 2 Isu Kesehatan Jadi Fokus Kerja Pemkab Tegal Selama 5 Tahun ke Depan
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Sekda Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono saat memberikan penghargaan bagi Puskemas Bumijawa yang dinilai berprestasi. (Gum). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Dua isu kesehatan utama yakni stunting dan jaminan kesehatan nasional jadi fokus Pemkab Tegal untuk diselesaikan.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono dalam upacara Hari Kesehatan Nasional ke-55 Tahun 2019 di Depan Stikes Bhamada Slawi, Selasa (12/11/2019) pagi.

Sebagaimana telah diamanatkan oleh Presiden dalam pelantikan Kabinet Indonesia Maju 2020-2024, kata Joko, pemerintah dalam kurun lima tahun mendatang, akan memprioritaskan pada pembangunan Sumber Daya Manusia.

"Isu-isu strategis telah dilaksanakan dan menghasilkan perbaikan, antara lain dengan menurunnya angka kematian ibu dan anak, menurunnya angka stunting, meningkatnya cakupan imunisasi, serta berhasilnya pengendalian penyakit menular dengan menurunnya angka TB.

Irjen Rycko Janji Tingkatkan Kehadiran Polisi di Malam Hari Khususnya di Surakarta dan Sukoharjo

Stunting Masih Jadi Pekerjaan Rumah Pemkab Batang, Kadis Kesehatan : Angkanya Masih 25 Persen

Smart Bin, Tempat Sampah Pintar dan Otomatis Buka Tutup Ciptaan Tim Sekolah Vokasi Undip

Dalam kurun waktu 5 tahun, angka stunting telah berhasil diturunkan hampir 10 persen," papar Joko

Dalam amanat presiden, Joko akan memperjuangkan tiga pilar yaitu, paradigma sehat, penguatan akses pelayanan kesehatan, dan penyediaan biaya Jaminan Kesehatan Nasional yang mengusung kegiatan promotif preventif.

Untuk itu, Joko mengajak, semua elemen untuk mengkonsentrasikan segenap potensi kekuatan dan kebersamaan untuk menitikberatkan pembangunan generasi sehat yang dilandasi tekad untuk memajukan bangsa.

"Saya berharap, kita bisa bekerjasama dengan baik dalam melakukan upaya-upaya inovasi untuk percepatan pembangunan kesehatan tanpa menyalahi aturan, khususnya dalam mengentaskan stunting dan memperbaiki layanan kesehatan," tuturnya.

Diakhir upacara, terdapat penyerahan piagam penghargaan oleh Joko kepada sejumlah Puskesmas Berprestasi.

Upacara ini berjalan dengan lancar diikuti oleh perwakilan Puskesmas se-Kabupaten Tegal, tenaga kesehatan dari Dinkes, RSUD dr. Soeselo, RS DKT Pagongan Tegal dan mahasiswa dari Stikes Bhamada. (Tribunjateng/gum).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved