Stunting Masih Jadi Pekerjaan Rumah Pemkab Batang, Kadis Kesehatan : Angkanya Masih 25 Persen

Memperingati Hari Kesehatan Nasional 2019, menurunkan angka stunting dan kematian ibu masih menjadi pekerjaan Pemerintah Kabupaten Batang.

Stunting Masih Jadi Pekerjaan Rumah Pemkab Batang, Kadis Kesehatan : Angkanya Masih 25 Persen
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Wakil Bupati Batang, Suyono dan Kepala Dinkes Batang dr Hidayah Bashbeth menyerahkan hadiah hasil lomba dalam rangka HKN 2019, Senin (12/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Memperingati Hari Kesehatan Nasional 2019, menurunkan angka stunting dan kematian ibu masih menjadi pekerjaan Pemerintah Kabupaten Batang.

Melalui Dinas Kesehatan, Pemkab terus berupaya untuk menekan angka stunting dan kematian ibu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang dr Hidayah Basbeth mengatakan masih banyak pekerjaan rumah yang harus dierjakan terutama stunting.

"Stunting masih 25 persen jadi harus kerja keras untuk menurunkan angka stunting," ujarnya usai mengikuti upacara HKN di Halaman Kantor Bupati, Selasa (12/11/2019).

Smart Bin, Tempat Sampah Pintar dan Otomatis Buka Tutup Ciptaan Tim Sekolah Vokasi Undip

Adapun untuk angka kematian ibu hamil dan melahirkan mengalami penurunan dari tahun yang lalu mencapai 20 orang, tahun 2019 di bulan Oktober angkanya 11 orang.

Pemkab terus upayakan dengan inovasi baru untuk menurunkan angka stunting dan kematian ibu.

"Dana desa jangan hanya untuk infrastruktur tapi juga dialokasikan pembuatan jamban, pembuatan poli klinik desa dan pemberian makanan tambahan balita, dan ibu hamil untuk membantu menurunkan angka stunting dan kematian ibu," ujarnya.

Sementara Wakil Bupati Suyono mengatakan agar tercapai kesejahteraan, maka Dinkes harus memiliki sumber daya manusia yang unggul, dan selalu memberikan edukasi untuk menjadi manusia yang sehat dengan mensosialisasikan pola hidup sehat.

"Stunting terus kita tekan, dan bukan hal yang mudah harus ada kepdulian dan sinergi dari semua stakeholder sehingga bisa turun hingga nol persen," ujarnya.

Suyono juga mengapresiasi kinerja dinas kesehatan baik di Rumah Sakit maupun di Puskesmasyang sudah secara optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan.

"Saya selalu turun ke Puskesmas dan Rumah Sakit untuk melihat secara langsung pelayanan dan opini masyarakat tentang kepusan layanan publik jadi jangan sampai masyarakat tidak terlayani dengan baik sesuai dengan SOP," pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved