Polda Jateng Minta Warga Tidak Ikut Berkomentar Soal Bom Bunuh Diri, Khawatir Memperkeruh Situasi

"Untuk ojek online kami memang batasi pengantarannya hanya sampai di depan gerbang Mapolda Jateng," kata Kombes Pol Iskandar.

Polda Jateng Minta Warga Tidak Ikut Berkomentar Soal Bom Bunuh Diri, Khawatir Memperkeruh Situasi
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel saat meninjau sarana baru Assessment Center Biro SDM Polda Jateng, Kamis (26/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Terhadap kasus bom bunuh diri di Kantor Polrestabes Medan, Rabu (13/11/2019), Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitirana Sutisna ikut berkomentar.

Kombes Pol Iskandar meminta agar masyarakat tidak khawatir terkait peristiwa ledakan bom bunuh diri di Medan, Sumatera Utara itu.

Polisi juga meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan foto-foto terkait ledakan bom bunuh diri tersebut.

"Masyarakat juga diminta untuk tidak menyebarluaskan foto atau video peristiwa ledakan di Medan."

"Apalagi ikut berkomentar yang nantinya malah memperkeruh situasi," ujar Kombes Pol Iskandar saat dikonfirmasi melalui Kompas.com, Rabu (13/11/2019).

Polda Jateng juga meningkatkan pengamanan dan kewaspadaan menyusul peristiwa ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan.

Kombes Pol Iskandar mengingatkan seluruh jajaran polres dan polsek di satuan wilayahnya untuk meningkatkan keamanan markas.

"Tentunya agar tetap waspada dan selektif dalam melakukan pemeriksaan di penjagaan mako."

"Mengingat banyaknya warga yang mempunyai kepentingan pengurusan administrasi," kata Kombes Pol Iskandar.

Dari pantauan, tampak pemeriksaan ketat saat masyarakat hendak memasuki kawasan Mapolda Jateng.

Pengunjung diwajibkan untuk melepas helm, meninggalkan kartu identitas atau KTP, membuka kaca mobil, serta melepas jaket dan masker.

Sementara, beberapa pengemudi ojek online tampak parkir di depan Gedung Mapolda Jateng, menunggu pelanggan yang sudah memesan jasanya.

Hal tersebut menyusul larangan ojek online memasuki kawasan kantor Mapolda Jateng sebagai langkah antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Untuk ojek online kami memang batasi pengantarannya hanya sampai di depan gerbang Mapolda Jateng," kata Kombes Pol Iskandar. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polda Jateng Imbau Masyarakat Tidak Sebarkan Foto dan Video Bom Bunuh Diri"

Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved