Air Waduk Jatibarang Akan Dimanfaatkan sebagai Air Baku PDAM

Hujan yang mengguyur Kota Semarang beberapa kali belum mampu meningkatkan debit air permukaan Waduk Jatibarang, Kota Semarang.

Air Waduk Jatibarang Akan Dimanfaatkan sebagai Air Baku PDAM
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Warga terlihat memancing di Waduk Jatibarang yang sudah mulai menyusut debit airnya, Rabu (13/11/2019). Memasuki musim penghujan debit air di waduk Jatibarang belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Hujan yang mengguyur Kota Semarang beberapa kali belum mampu meningkatkan debit air permukaan Waduk Jatibarang, Kota Semarang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Provinsi Jateng, Eko Yunianto, mengatakan, air di waduk tersebut akan dimanfaatkan sebagai air baku PDAM.

"Masih normal. Kemarau juga tak membuat debit air di Jatibarang menyusut," kata Eko di Semarang, Rabu (13/11).

Padahal, menurut Eko, air di waduk belum dimanfaatkan untuk memenuhi air akibat kemarau. Hanya saja, mendekati musim hujan, air yang ditampung itu akan digunakan sebagai kebutuhan air baku.

"Rencanannya, nanti sebannyak 1.050 liter per detik akan digunakan untuk SPAM (sistem penyediaan air minum) Semarang Barat," jelasnya.

Saat ini, Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) Tirta Utama tengah membangun infrastruktur atau fasilitas inti untuk pengairan air baku dari Waduk Jatibarang tersebut. Nantinya, saluran dari PDAB akan disambungkan ke pipa SPAM PDAM Kota Semarang dan selanjutnya disalurkan ke rumah pelanggan.

"Waduk seperti Jatibarang itu kini tidak hanya untuk penyedia air saat kemarau atau pun menampung air saat musim hujan sehingga mencegah banjir. Namun, berkembang juga untuk wisata, multipurpose (bertujuan banyak)," jelasnya. (mam)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved