APBD Kota Semarang 2020 Disahkan Sebesar Rp 5,256 Triliun

"Setelah disahkan maka akan dikirim ke ke Gubernur Jateng untuk dilakukan evaluasi, paling lama satu minggu hasilnya keluar," katanya

APBD Kota Semarang 2020 Disahkan Sebesar Rp 5,256 Triliun
Tribunjateng.com/Eka Yulianti Fajlin
Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman, menandatangani APBD Kota Semarang 2020 saat rapat paripurna, Rabu (13/11/2019) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - DPRD Kota Semarang mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Kota Semarang tahun 2020 sebesar Rp 5,256 triliun.

Pengesahan tersebut dilakukan saat rapat paripurna yang dihadiri oleh pimpinan beserta anggota DPRD Kota Semarang, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, serta jajaran OPD Kota Semarang, Rabu (13/11/2019) malam.

Dalam APBD 2020, belanja daerah mencapai Rp 5,256 triliun, sedangkan pendapatan ditetapkan sebesar Rp 5,093 triliun. Sehingga, terdapat defisit Rp 162,786 miliar yang ditutup dengan pembiayaan netto.

Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman mengatakan, Perda APBD ini akan segera dikirimkan kepada Gubernur untuk dilakukan evaluasi.

"Setelah disahkan maka akan dikirim ke ke Gubernur Jateng untuk dilakukan evaluasi, paling lama satu minggu hasilnya keluar," katanya.

Setelah evaluasi turun, pihaknya akan melakukan perbaikan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) jika terdapat hal-hal yang yang perlu diperbaiki.

Namun, jika tidak ada perbaikan, APBD Kota Semarang tahun 2020 sudah bisa digunakan. Karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang diminta segera melakukan persiapan penggunaan APBD tersebut.

"Ini sudah bulan November, jadi awal Desember Pemkot sudah bisa melakukan persiapan lelang,” ujarnya.

Dia berharap, jika persiapan dilakukan lebih cepat, setidaknya proses lelang dapat dilaksanakan pada Januari hingga April.

Apalagi untuk proyek-proyek besar, diharapkan lelang dapat dilakukan sesegera mungkin agar pekerjaan dapat rampung sebelum masa anggaran berakhir.

"Bisa dibayangkan kalau proses lelang dilaksanakan bulan Juni atau Juli pemenang bisa diketahui bulan Agustus, September baru bisa kerja, bagaimana dengan kualitas pekerjaannya, maka kami berharap Pemkot segera menyiapkan proses lelang sesuai perencanaan yang telah ditetapkan," tegasnya.

Perencanaan lelang lebih awal, tambah Pilus, juga sudah diinstruksikan oleh Presiden saat pertemuan dengan kepala daerah dan ketua DPRD se-Indonesia.

Dia berharap Pemkot Semarang dapat melaksanakan instruksi tersebut agar kualitas pekerjaan di Kota Semarang semakin baik. Dengan demikian, masyarakat dapat memanfaatkan hasil pembangunan yang berkualitas. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved