Kecelakaan Maut Tol Cipali Hari Ini : 7 Korban Tewas, Berikut Daftar Lengkap Nama Korbannya
Kecelakaan maut di Tol Cipali, pada Kamis (14/11/2019) dini hari pada pukul 00.00 WIB telah melibatkan dua bus, yaitu Bus Sinar Jaya dan Bus Arimbi.
TRIBUNJATENG.COM - Kecelakaan maut di Tol Cipali, pada Kamis (14/11/2019) dini hari pada pukul 00.00 WIB telah melibatkan dua bus, yaitu Bus Sinar Jaya dan Bus Arimbi.
Kanit PJR Tol Cipali, AKP Aziz S. menyebutkan terdapat tujuh korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.
"Di kilometer 117.800, Bus Sinar Jaya melawan arus sehingga menabrak kendaraan bus arimbi, yang mengakibatkan 7 orang meninggal dunia," ungkap Aziz, dalam wawancara yang ditayangkan Kompas TV.
Daftar Korban Kecelakaan Maut di Tol Cipali
Bus Arimbi B 7168 CGA di Tol Cipali, Jawa Barat.
Berikut daftar korban kecelakaan maut di Tol Cipali:
1. Warsidin (Warga Cilandak, Jakarta Selatan)
2. Imam Safii (Warga Pekalongan)
3. Aries Yunianto (Warga Pemalang)
4. Surta (Warga Cibungur Lebai)
5. Salsis (Warga Pekalongan)
6. Kuntarsis (Pekalongan)
7. Khofifah (Warga Ngawi)
Saat ini, seluruh korban dilarikan ke RSUD Kabupaten Subang.
Dilansir dari Kompas TV, menurut keterangan Humas RSUD Kabupaten Subang, akibat kejadian ini terdapat 26 korban luka.
Satu korban diinformasikan mengalami luka berat di bagian kepala.
Korban tersebut saat ini sedang mendapat penanganan intensif dari RSUD Kabupaten Subang.
Sementara itu, 25 korban luka lainnya mengalami luka ringan seperti lecet dan dislokasi tulang.
Diduga Sopir Mengantuk
Diberitakan oleh jurnalis Kompas TV, polisi akan melakukan olah TKP pada Kamis siang.
Namun, polisi menduga kecelakaan tersebut terjadi karena kelalaian sopir Bus Sinar Jaya.
Diduga, sopir Bus Sinar Jaya mengantuk atau mencoba menyalip kendaraan lain sehingga bus oleng dan masuk ke jalan yang berlawanan.
Akibatnya, Bus Sinar Jaya menabrak Bus Arimbi yang melaju dari arah berlawanan tersebut.
Dikutip dari TribunCirebon.com, General Manager Operational PT LMS, Suyitno mengatakan, saat kejadian Bus Sinar Jaya melaju cepat dari arah Jakarta menuju Palimanan.
Saat tiba di tempat kejadian perkara, Bus Sinar Jaya tiba-tiba menyebrang melewati median jalan dan menabrak sisi kanan bus Arimbi yang tengah melaju di arah sebaliknya.
"Mungkin mengantuk pengemudinya (Bus Sinar Jaya)," ujar dia kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Kamis (14/11/2019).
Disebutkan Suyitno, alasan Bus Sinar Jaya bisa menyebrang melewati median karena di KM 117 belum dilakukan pendalaman median.
"Kita belum proses ke situ. Jalan kita panjang mas jadi masih proses belum keseluruhan," ujar dia.
Dalam hal ini, selain pendalaman median, PT LMS juga akan melakukan pemasangan wire ropes.
Pendalaman median dan pemasangan wire ropes, disampaikan Suyotno sebagai upaya PT LMS dalam rangka mencegah fatalitas bilamana terjadinya kecelakaan.
"Ada beberapa lokasi yang sudah, kita dahulukan wilayah yang blank spot terlebih dahulu," ucap dia.
3 Warga Pekalongan dan 1 Pemalang
Sebanyak tujuh orang tewas terdiri dari lima laki-laki dan dua perempuan jadi korban kecelakaan Bus Sinar Jaya dengan Bus Arimbi di Tol Cipali, Kamis (14/11/2019) dini hari.
Tiga korban merupakan warga Pekalongan, sedangkan satu korban merupakan warga Pemalang.
Divisi Humas Polri merilis data korban kecelakaan Bus Sinar Jaya dengan Bus Arimbi di Tol Cipali, Kamis (14/11/2019) dini hari.
Hal ini disampaikan Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam keteran pers.
"Meninggal dunia 7 (orang)," ujarnya.
Keterangan GM Operational PT LMS
Kecelakaan maut melibatkan dua unit bus, yakni Bus Sinar Jaya dan Bus Arimbi terjadi di KM 117 Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Kamis (14/11/2019) sekitar pukul 00.00 WIB.
General Manager Operational PT LMS, Suyitno mengatakan, saat kejadian Bus Sinar Jaya melaju cepat dari arah Jakarta menuju Palimanan.
Saat tiba di tempat kejadian perkara, Bus Sinar Jaya tiba-tiba menyebrang melewati median jalan dan menabrak sisi kanan bus Arimbi yang tengah melaju di arah sebaliknya.
"Mungkin mengantuk pengemudinya (Bus Sinar Jaya)," ujar dia kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Kamis (14/11/2019).
Disebutkan Suyitno, alasan Bus Sinar Jaya bisa menyebrang melewati median karena di KM 117 belum dilakukan pendalaman median.
"Kita belum proses ke situ. Jalan kita panjang mas jadi masih proses belum keseluruhan," ujar dia.
Dalam hal ini, selain pendalaman median, PT LMS juga akan melakukan pemasangan wire ropes.
Pendalaman median dan pemasangan wire ropes, disampaikan Suyotno sebagai upaya PT LMS dalam rangka mencegah fatalitas bilamana terjadinya kecelakaan.
"Ada beberapa lokasi yang sudah, kita dahulukan wilayah yang blank spot terlebih dahulu," ucap dia.
Adapun akibat kecelakaan maut antara Bus Sinar Jaya dan Bus Arimbi, diperkirakan ada sebanyak 7 orang meninggal dunia, 6 orang luka berat, dan 12-13 orang luka ringan.
Seluruh korban langsung dilarikan ke RSUD Ciereng Kabupaten Subang.
Kecelakaan beruntun terjadi di Tol Cipali (Cikopo-Palimanan) melibatkan tiga kendaraan, satu di antaranya bus Sinar Jaya yang melayani rute Jakarta-Pekalongan, Sabtu (27/7/2019) malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Tepatnya di km 133-134, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Sejumlah netizen mengunggah informasi mengenai kecelakaan Tol Cipali tersebut di media sosial, terutama Facebook dan Instagram.
Satu di antaranya oleh pemilik akun Andi Brek S'ie Kuyink.
"Terjadi kecelakaan beruntun,di tol cipali km 133,antara bus sinarjaya,tronton dan mobil dari arah jakarta,,,,dihimbau macet total dari arah jawa menuju jakarta,karena bus sinar jaya yg mengalami kecelakaan yg dari arah jakarta melintang sampai menutup jalan yg dari jawa menuju jakarta,,,,
Dan bus sinar jaya dalam posisi miring dan menjepit mobil yg dari arah jawa ke jakarta,,,
Turut berduka,,,,,semoga yg meninggal diampuni dosanya dan diterima disisinya,,,
Dan yg terluka diberi kesembuhan,,,
Amin ya allah,,,"
Dari sejumlah foto dan video rekaman amatir yang beredar, terlihat bus Sinar Jaya berpelat nomor B7021IZ itu terguling melintang di tengah ruas tol arah Jakarta.
Disebutkan, bus tersebut tengah melaju ke arah Cirebon sebelum bersenggolan dengan sebuah truk.
Bus kemudian menyeberang ke jalur berlawanan melintasi parit dan menghantam sebuah Avanza nopol BE1599AJ yang tengah melaju ke arah Jakarta.
Sinar Jaya ini kemudian terguling di tengah jalan menutupi dua lajur ke arah barat sehingga menyebabkan kemacetan total.
Rombongan Study Tour
Sebelumnya Bus pariwisata 44 Trans yang membawa rombongan Studytour SMP N 1 Subah Kabupaten Batang mengalami kecelakaan di KM 181 Tol Cipali, Rabu (23/10/2019) sekitar pukul 23.30 WIB.
Informasi yang dihimpun, akibat peristiwa tersebut empat orang meninggal dunia, beberapa luka berat dan luka ringan.
Keempat korban jiwa tersebut di antaranya Kepala sekolah Ani S, siswa kelas 2 Aldi dan Nabil, serta kondektur bus.
Untuk sementara korban masih di tangani rumah sakit terdekat, dan sementara kasus Lakalalin sudah di tangani oleh satlantas Polres Cirebon.
"Rombongan studitour kami berangkat dengan menggunakan empat bus, musibah kecelakaan terjadi saat kembali dari Bandung," terang salah satu guru SMP N 1 Subah, Dite saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (24/10/2019).
Karena berbeda bus, Dite pun tidak mengetahui pasti jumlah penumpang di Bus 44 Trans yang mengalami kecelakaan tersebut.
"Untuk rombongan bus dua lainnya sudah kembali di Subah dini hari tadi, dan sampai saat ini kami masih menunggu kabar korban yang mengalami laka," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Widyadewi Metta) (TribunCirebon.com/Handika Rahman)