Tingkatkan Kesadaran Bayar Pajak Bagi Mitra Pengemudi, Grab Gandeng Pemprov Jateng

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari sinergi antara kedua institusi, untuk meningkatkan taat pajak serta wajib pajak di Jawa Tengah

Tingkatkan Kesadaran Bayar Pajak Bagi Mitra Pengemudi, Grab Gandeng Pemprov Jateng
Tribunjateng.com/Desta Leila Kartika
Deklarasi Mitra Grab Taat Pajak, berlokasi di gedung Indosat, jl. Pandanaran Semarang, Kamis (14/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Grab dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, menyelenggarakan deklarasi Mitra Grab Taat Pajak yang diikuti oleh lebih dari 400 mitra pengemudi Grab di Semarang. Berlokasi di gedung Indosat, jl. Pandanaran Semarang, Kamis (14/11/2019).

Kegiatan deklarasi ini dilakukan setelah kegiatan sosialisasi terkait pajak kendaraan bermotor, dan pengenalan aplikasi Sistem Administrasi Kendaraan Pajak Online (SAKPOLE), kepada mitra pengemudi yang disampaikan oleh Pemprov Jateng melalui Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah (Bapenda Jateng).

City Manager 2W Grab Jawa Tengah, Ramdan Fitriyadi menjelaskan, kegiatan ini diselenggarakan untuk mendukung program pemerintah pusat maupun daerah, dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk taat pajak.

"Kami berkomitmen di Jateng untuk meningkatkan income pajak bagi provinsi melalui keberadaan Grab. Dengan kata lain, Grab tidak hanya transportasi online saja tapi juga bisa memberikan manfaat bagi daerah, kota, dan lain-lain," tutur Ramdan, pada Tribunjateng.com, Kamis (14/11/2019).

Selain itu, tidak hanya mengadakan kegiatan deklarasi taat pajak, Grab juga mengadakan kegiatan Grab Benefit Days. Maksud dari kegiatan tersebut adalah, keuntungan bagi mitra dalam hal ini mendapat diskon khusus bekerja sama dengan Indosat.

"Jadi Indosat memberikan diskon untuk pembelian paket di Indosat. Hal ini merupakan poin bagi mitra Grab, untuk mendapat keuntungan dari Indosat. Kami juga bagi-bagi voucher bensin, dan lain-lain," paparnya.

Dikatakan, Grab akan terus memberikan inovasi untuk memenuhi kebutuhan yang dapat memberikan dampak sosial bagi Indonesia. Berdasarkan Laporan Dampak Sosial Grab, diestimasikan bahwa Grab telah berkontribusi sebesar Rp 48,9 triliun melalui pendapatan para mitranya.

Angka tersebut merupakan bagian dari kontribusi Grab sebesar Rp 81,5 triliun, terhadap perekonomian Asia Tenggara dalam 12 bulan terakhir (hingga Maret 2019).

"Membahas jumlah Mitra Grab di Jateng, baik Grab Bike maupun Grab Car jumlahnya sudah ratusan ribu. Maka dari itu melalui kegiatan deklarasi ini, kami berharap bisa menambah penghasilan pajak khususnya di provinsi," terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pajak Kendaraan Bermotor, Bapenda Jateng, Johan Hadiyanto menyampaikan, sangat mengapresiasi dukungan Grab dan ratusan mitra terbaiknya di Semarang melalui deklarasi ini.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari sinergi antara kedua institusi, untuk meningkatkan taat pajak serta wajib pajak di Jawa Tengah.

Sementara itu, terkait nilai taat pajak di Jateng dari Rp 4,45 triliun realisasi per Oktober 2019 sudah mencapai 84 persen. Pihaknya optimis sampai akhir tahun bisa terpenuhi sampai 100 persen.

"Kami mengucapkan terima kasih karena diberikan kesempatan untuk mensosialisasikan taat pajak ini. Mengingat pengendara ojek online semakin banyak sehingga berpotensi tinggi," ungkap Johan.

Adapun terkait tungggakan, Johan mengatakan, jumlahnya mencapai lebih dari Rp 300 miliar. Maka, upaya yang dilakukan di antaranya mulai mendekatkan pelayanan, mengingatkan, mendatangi, termasuk memberikan penghargaan supaya terangsang untuk membayar pajak.

"Kedepan kami sudah mulai berkoordinasi dengan Polda Jateng terkait E-pengesahan. Sampai saat ini masih dalam proses, insyaallah tahun depan," tandasnya. (dta)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved