Ahli Serangga Minta Warga Waspadai Lonjakan Nyamuk di Awal Musim Hujan, Awas DBD

Ahli serangga World Mosquito Program (WMP) Yogyakarta, Warsito Tantowijoyo memprediksi akan terjadi lonjakan populasi nyamuk di awal musim hujan.

Ahli Serangga Minta Warga Waspadai Lonjakan Nyamuk di Awal Musim Hujan, Awas DBD
shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi digigit nyamuk 

TRIBUNJATENG.COM - Ahli serangga World Mosquito Program (WMP) Yogyakarta, Warsito Tantowijoyo memprediksi akan terjadi lonjakan populasi nyamuk di awal musim hujan.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan akan meningkatnya populasi nyamuk.

"Berdasar pengalaman, 2-3 minggu setelah hujan pertama, nyamuknya akan bertambah," jelas Warsito.

Hal tersebut disebabkan telur nyamuk yang bertahan selama kemarau akan langsung menetas begitu terkena basah.

Makin panjang musim kemaraunya, akan makin tinggi peningkatan populasinya.

Lebih lanjut Warsito menganjurkan kepada masyarakat untuk selalu menjalankan 3M plus serta mengantisipasi tempat-tempat yang potensial jadi tempat perindukan nyamuk.

"Di sekitar kita banyak sekali tempat-tempat yang mungkin tidak kita sadari dapat menjadi tempat perindukan nyamuk," ungkap Warsito.

Ia menambahkan bahwa penghujung kemarau merupakan kesempatan terakhir untuk meningkatkan kewaspadaan jika tak ingin populasi nyamuk meningkat secara drastis.

Kewaspadaan tersebut diperlukan karena peningkatan populasi nyamuk biasanya diikuti peningkatan kasus DBD.

Masyarakat diimbau untuk segera mengakses fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami demam.

Halaman
12
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved