Kelangkaan Solar di Jateng, Bambang Sebut Kemenhub Tidak Peduli Nasib Angkutan Logistik

Bambang Haryo Soekartono menyebut, pembatasan dan kelangkaan solar membuktikan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan kementerian terkait tidak paham.

Kelangkaan Solar di Jateng, Bambang Sebut Kemenhub Tidak Peduli Nasib Angkutan Logistik
reza gustav
Bambang Haryo Soekartono. 

Pemerintah tidak boleh bekerja santai dan mengklaim bahwa ekonomi Indonesia baik-baik saja.

Kelangkaan solar subsidi yang berlarut-larut juga memberikan kesan negara tidak hadir.

Terutama untuk memberantas mafia BBM subsidi sehingga kuota solar selalu jebol.

Menurut dia, sudah menjadi rahasia umum bahwa solar subsidi mengalir ke industri melalui para spekulan BBM yang sering disebut pengerit atau pelangsir.

“Hampir 50 persen dari kuota solar subsidi itu diperkirakan menguap ke industri di daerah-daerah."

"Sedikit saja yang tersisa untuk angkutan logistik dan angkutan umum."

"Pemerintah diminta serius dan tegas memberantas kebocoran BBM yang masif ini."

"Karena itu, kami minta BPK, KPK, dan Polri turun tangan,” tegas Bambang Haryo.

Dia mengatakan, kelangkaan solar seharusnya tidak terjadi ketika ekonomi sedang menurun seperti sekarang."

"Pemerintah atas persetujuan DPR RI menetapkan kuota solar subsidi 14,5 juta kiloliter pada 2019."

Halaman
1234
Penulis: rival al-manaf
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved