Polres Kebumen Miliki Program Polisi Jadi Pembina Upacara Bendera di Sekolah, Ini Tujuannya

Melalui Program Perpolisian Anak yang dilakukan Polres Kebumen, para polisi masuk ke sekolah menjadi pembina upacara bendera Merah Putih.

Polres Kebumen Miliki Program Polisi Jadi Pembina Upacara Bendera di Sekolah, Ini Tujuannya
HUMAS POLRES KEBUMEN
Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1441 H/2019 dan santunan anak yatim bersama Polres Kebumen dan Polda Jawa Tengah di Pondok Pesantren Al Hasani Alian Kebumen, Jumat (15/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Melalui Program Perpolisian Anak yang dilakukan Polres Kebumen, para polisi masuk ke sekolah menjadi pembina upacara bendera Merah Putih.

Mereka memberikan gambaran bahaya paham radikal untuk masa depan bangsa.

Paham Radikalisme dan terorisme dinilai kian meresahkan.

Banyak teroris yang ditangkap oleh Densus 88 adalah anak muda generasi bangsa.

Bibit-bibit terorisme ibarat hantu yang nyata: tidak kelihatan tapi dampaknya sangat nyata.

Persoalan ini tidak hanya tanggung jawab Polri saja dalam penanggulangannya.

Namun ada peran dari orang terdekat untuk mengawasi anggota keluarga jangan sampai terpapar faham radikal yang merugikan.

Selanjutnya peran para guru pun sangat dibutuhkan untuk menjadi tameng muridnya agar tidak terjerumus ke dalam faham radikalisme.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan pun turun langsung memasuki sejumlah sekolah yang ada di kebumen.

Setiap hari Senin, akan ada sekolah yang akan dikunjungi oleh Polres Kebumen.

Halaman
12
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved