Mirip Jamur di Musim Penghujan, Bisnis Prostitusi di Batang dan Pekalongan Makin Mengkhawatirkan

Bak jamur di musim hujan, penyebaran bisnis esek-esek semakin merebak di wilayah Pantura Jawa Tengah.

Mirip Jamur di Musim Penghujan, Bisnis Prostitusi di Batang dan Pekalongan Makin Mengkhawatirkan
Tribunnews.com
Ilustrasi PSK. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Bak jamur di musim hujan, penyebaran bisnis esek-esek semakin merebak di wilayah Pantura Jawa Tengah.

Tak terkecuali di Kabupaten Batang dan Kota Pekalongan yang dilintasi jalur Pantura.

Di dua daerah itu terdapat lima titik yang menjadi tempat mangkalnya wanita malam.

Tak hanya berhenti di situ, Pekerja Seks Komersial (PSK) juga menggaet pelanggan melalui aplikasi online.

Dimana hal tersebut tentunya bisa diakses oleh siapa saja melalui telepon genggam.

Menanggapi hal itu , pemerintah daerah pun bersuara.

Satu di antaranya Dinas Kesehatan (Dinkes), yang menjadi leading sektor dalam hal pencegahan Penyakit Menular Seksual (PMS).

Kepala Dinkes Kabupaten Batang, Hidayat Basbeth menjelaskan, di wilayahnya terdapat sejumlah titik yang menjadi lokasi prostitusi.

Adapun menurutnya, tempat tersebut ada di Kecamatan Batang, Banyuputih, dan Gringsing.

Untuk menekan penyebaran PMS serta jumlah wanita penghibur, dikatakan Basbeth, Dinkes gencar melakukan berbagai kegiatan.

Halaman
123
Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved