Aset First Travel Rp 950 Miliar untuk Negara, Asro Kamal : Keputusan MA Merendahkan Negara

Jemaah korban First Travel, Asro Kamal Rokan menuturkan menurutnya keputusan yang dibuat oleh Mahkamah Agung (MA) mengenai aset yang dikembalikan

Aset First Travel Rp 950 Miliar untuk Negara, Asro Kamal : Keputusan MA Merendahkan Negara
Warta Kota/adhy kelana
Terdakwa kasus dugaan penipuan dan penggelapan biro perjalanan umrah First Travel, Direktur Utama Andika Surachman dan Direktur Anniesa Hasibuan menjalani sidang pembacaan vonis di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Rabu (30/5/2018). Andika Surachman divonis 20 tahun penjara dan Anniesa Hasibuan divonis 18 tahun penjara dengan denda Rp 10 miliar subsider 8 bulan kurungan. 

TRIBUNJATENG.COM - Jemaah korban First Travel, Asro Kamal Rokan menuturkan menurutnya keputusan yang dibuat oleh Mahkamah Agung (MA) mengenai aset yang dikembalikan untuk negara justru merendahkan negara.

Hal tersebut diungkapkan Asro Kamal Rokan dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di tvOne, Selasa (19/11/2019).

Asro Kamal Rokan menjelaskan, tidak sepenuhnya yakin negara memiliki keinginan untuk mendapatkan uang sebesar Rp 950 miliar.

Karena menurutnya dengan putusan MA tersebut seakan-akan negara menginginkan uang dari aset yang disita dalam kasus First Travel.

Asro Kamal Rokan menjadi satu di antara 63 ribu korban kasus First Travel.

Asro Kamal Rokan juga mengatakan keputusan yang dibuat oleh MA justru merendahkan negara.

"Saya berpikir, saya tidak sepenuhnya yakin negara berkeinginan mendapatkan uang Rp 950 miliar. Ini negara kaya lho, apa iya negara mengharapkan uang Rp 950 miliar dari jemaah yang berkeringat? Saya tidak yakin," terang Asro Kamal Rokan.

"Negara bahkan dirugikan, seakan-akan negara menginginkan uang Rp 950 miliar."

"Menurut saya mohon maaf, Keputusan MA itu justru merendahkan negara."

"Oleh karena itu, memohon kepada kepala negara, kepada presiden, citra anda dirugikan lho oleh ini."

Halaman
123
Editor: galih permadi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved