Janji Bupati Pekalongan Ditagih Cakades Limbangan, Diduga Ada Money Politics di Pilkades

Ratusan pendukung calon kades nomor urut 1 Rusmaedi Ashari, Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar tagih janji Bupati Pekalongan.

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Ratusan pendukung calon kades nomor urut 1 Rusmaedi Ashari, Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar tagih janji Bupati Pekalongan.

Mereka pun menggeruduk kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMD P3A dan PPKB) Kabupaten Pekalongan, Selasa (19/11/2019).

Mereka datang membawa sejumlah poster.

Di antaranya 'Serangan fajar lebih kejam dari serangan mantan', 'Desoku didol tonggo', 'Usut tuntas money politik (anduman) Desa Limbangan.

Seorang pendemo Rustono (30) mengatakan, perwakilan warga datang bukan untuk demo.

Namun, menagih janji Bupati Pekalongan Asip Kholbihi yang menyatakan cakades melakukan money politics tidak akan dilantik.

Dalam aksi itu, massa pun berulang kali meneriakan kata-kata 'ojo dilantik!'.

"Kami datang untuk menuntut dugaan money politics saat pilkades di Desa Limbangan diproses sesuai aturan yang berlaku," katanya.

Akhirnya, perwakilan warga dan tim pengawas (timwas) pilkades tingkat kecamatan diterima Kepala Dinas PMD P3A dan PPKB, Asisten 1, Wakapolres dan Camat Karanganyar untuk berdialog di aula dinas setempat.

Dalam pertemuan dengan timwas dan tim pengendali, cakades nomor urut 1 Rusmaedi Ashari mengatakan, pihaknya merasa dicurangi dengan adanya money politics.

Halaman
1234
Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved