Karyawan Toko Bangunan Kali Kedua Setubuhi Gadis Bawah Umur di Kebun dan TPA, Waspadai Modusnya

Tindakannya dilakukan dengan memanfaatkan keluguan korban yang walaupun sudah berusia 17 tahun namun tidak kunjung lulus sekolah tingkat SMP.

istimewa
Kabag Ops Polres Purbalingga Kompol Sigit Ari Wibowo dalam konferensi pers di mapolres, Senin (18/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Polres Purbalingga meringkus karyawan toko bangunan.

Pemuda asal Desa Patemon itu dilaporkan telah menyetubuhi gadis bawah umur, tetangga sendiri.

"Polres Purbalingga telah mengungkap kasus persetubuhan di bawah umur. Untuk pelaku sudah diamankan yaitu BF (18)," kata Kabag Ops Polres Purbalingga Kompol Sigit Ari Wibowo dalam konferensi pers di mapolres, Senin (18/11/2019).

Tersangka sudah melakukan aksinya sebanyak dua kali.

Pertama dilakukan di kebun bambu dekat pemakaman Desa Patemon Kecamatan Bojongsari pada bulan September 2019.

Kedua dilakukan tersangka di komplek tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Desa Banjaran, Kecamatan Bojongsari.

"Modus yang dilakukan tersangka yaitu mengajak korban pergi menggunakan sepeda motor ke tempat yang sepi. Kemudian di lokasi tersebut mengajak korban bersetubuh dengan perkataan 'Kawin Yuh'. Selanjutnya tersangka melepas pakaian korban dan langsung melakukan persetubuhan," jelasnya.

Ditinggal Pemilik Cari Kayu Bakar, Rumah di Purbalingga Hangus Terbakar Tersisa Tembok Saja

Anak Merantau, Lansia di Purbalingga Meninggal dalam Rumah Terkunci

Berdasarkan pengakuan tersangka, ia tidak berpacaran dengan korban.

Namun tindakannya dilakukan dengan memanfaatkan keluguan korban yang walaupun sudah berusia 17 tahun namun tidak kunjung lulus sekolah tingkat SMP.

Menurut tersangka korban menurut saja ketika diajak bersetubuh tanpa menolak ataupun melawan.

Halaman
12
Editor: Daniel Ari Purnomo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved