Kasus Five Vi Ditipu Rp 60 Juta Tak Kunjung Diproses Polisi, Padahal Butuh Dana Pengobatan Ayah

Artis Five Vi mendatangi Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019) untuk mempertanyakan kelanjutan laporannya terhadap kontraktor bernama Ahmad F

Kasus Five Vi Ditipu Rp 60 Juta Tak Kunjung Diproses Polisi, Padahal Butuh Dana Pengobatan Ayah
KOMPAS.com/IRA GITA
Five Vi dan kuasa hukumnya, Henry Indraguna saat mendatangi Polres Metro Jakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Artis Five Vi mendatangi Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019) untuk mempertanyakan kelanjutan laporannya terhadap kontraktor bernama Ahmad Fahruddin terkait kasus penipuan.

Five Vi datang bersama kuasa hukumnya, Henry Indraguna.

Adapun laporan itu belum juga diproses setelah 11 bulan.

Sebelumnya, Five Vi diketahui menggunakan jasa kontraktor Ahmad untuk merenovasi apartemennya di kawasan Sudirman.

Setelah mentransfer sejumlah uang, apartemen Five Vi tak kunjung selesai.

Kompas.com merangkum fakta-fakta kasus penipuan Five Vi sebagai berikut:

1. Belum diproses selama 11 bulan

Five Vi diketahui pertama kali melaporkan Ahmad pada Desember 2018 lalu.

Five Vi melaporkan Ahmad Fahruddin dengan pasal 372 dan 378 tentang penipuan dan penggelapan.

Namun 11 bulan berlalu, laporan itu belum juga diproses.

"Jadi hari ini Five Vi dan kuasa hukumnya akan menghadap penyidik untuk minta klarifikasi, karena laporan Five Vi tentang dugaan tindak pidana yang sudah dilaporkan sudah cukup lama ya, kurang lebih 11 bulan sampai saat ini belum ada kemajuan yang signifikan," kata Henry.

Halaman
123
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved