Breaking News:

Menteri Syahrul Yasin Limpo Target Ekspor Sarang Burung Walet Naik 3 Kali Lipat dalam Setahun

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menargetkan jumlah ekspor hasil usaha produksi sarang walet di Indonesia meningkat 3 kali lipat dalam setahun.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Mentan RI Syahrul Yasin Limpo (kanan) menunjukkan hasil produksi sarang burung walet saat mengunjungi PT Waleta Asia Jaya, Kota Salatiga, Selasa (19/11/2019). TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menargetkan jumlah ekspor hasil usaha produksi sarang walet di Indonesia meningkat 3 kali lipat dalam setahun.

Hal tersebut disampaikan Syahrul seusai meninjau instalasi karantina hewan prosesing walet di PT Waleta Asia Jaya, Dukuh Canden, Rt 07/Rw 03 Kelurahan Kutowinangun Kidul, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Selasa (19/11/2019).

Menurut Mentan RI komoditas burung walet yang terbaik berada di Indonesia sehingga sangat berpotensi dikembangkan pada wilayah lain di Indonesia.

Termasuk serapan tenaga kerja dalam produksi burung walet sebelum diekspor juga sangat besar.

"Berbicara pendapatan disini setiap tahun sekira Rp 500 miliar.

Karena itu saya berniat menggandakan jumlah ekspor tiga kali lipat.

Sehingga pendapatan juga bakal lebih dengan perkiraan diangka Rp 1,3-1,5 triliun," terangnya kepada Tribunjateng.com, di PT Waleta Asia Jaya, Kota Salatiga, Selasa (19/11/2019).

Piring Lidi Diminati Resto Menu Tradisional, Intip Pembuatannya di Purbalingga

Gerebek Judi, Anggota Polres Karanganyar Tangkap 4 Pemain, Bandar Melarikan Diri

Kecelakaan Angkot Vs Vario di Ki Mangunsarkoro Semarang, Begini Kondisi Terakhir Korban

Dedy Yon Temukan Cumi dan Teri Berformalin di Pasar Pagi Tegal, Pedagang : Kulakan di Brebes

Ia menambahkan, selama menjabat Mentan RI dirinya akan menerapkan program gerakan tiga kali ekspor (Gratik) pada bidang usaha pertanian dengan peluang ekspore yang telah berjalan.

Dikatakannya, menuju kesana pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) RI sekarang akan mulai mempersiapkan kebutuhan dari hulu sampai hilirnya.

"Kami akan mendata rumah-rumah penangkaran walet baik individu maupun perusahaan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved