BERITA LENGKAP Gugatan Dugaan Malpraktik di Solo : Sambil Menangis Kastur Ingin Bisa Melihat Lagi

Kedua mata seorang pedagang Soto Lamongan, Kastur (65), warga Desa Malangjiwan, Kelurahan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, menjadi buta

Tribun Jateng/ Yayan Isro
Kastur (bertopi dan berkacamata hitam), sedang berbincang dengan kuasa hukum, saat menunggu jadwal persidangan di ?PN Kota Solo. 

TRIBUNJATENG.COM, ‎SOLO -- Kedua mata seorang pedagang Soto Lamongan, Kastur (65), warga Desa Malangjiwan, Kelurahan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, menjadi buta usai menjalani operasi katarak di Rumah Sakit (RS) Mata Solo.

Ia menduga, terjadi malpraktik.

Karena itu, ia melayangkan gugatan perdata, dengan permintaan ganti rugi yang totalnya mencapi Rp 10,570 miliar.

Ia juga melaporkan dugaan malpraktik ini ke Polresta Solo.

Kastur duduk di kursi roda, sesekali ia menangis.

"Semua bermula pada Oktober 2016 lalu.

Kala itu, saya merasa penglihatan saya agak kabur, terutama saat melihat running teks di televisi," kata Kastur, saat ditemui di ruang tunggu Pengadilan Negeri (PN) Solo, Selasa (19/11).

Ia kemudian berobat ke Rumah Sakit Mata Solo.

Berdasar diagnosa dokter, ia menderita katarak. Sehingga, dokter menyarankan untuk dilakukan operasi.

Yang pertama dioperasi adalah mata kanannya.

Halaman
1234
Penulis: yayan isro roziki
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved