Di Pekalongan dan Pemalang, Wajib Pajak yang Tak Sesuai Aturan Capai 12 Ribu Orang

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pekalongan gelar sosialisasi pajak bertutur.

Di Pekalongan dan Pemalang, Wajib Pajak yang Tak Sesuai Aturan Capai 12 Ribu Orang
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Sosialisasi pajak bertutur kepada pelajar di MAN Insan Cendikia, Kota Pekalongan, Jumat (22/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pekalongan gelar sosialisasi pajak bertutur.

Adapun sosialisasi menyasar empat sekolah tingkat SD hingga SMA yang ada di Pekalongan dan Pemalang.

Di Kota Pekalongan, SD Pius, serta MAN Insan Cendikia mendapatkan sosialis.

Sementara di Kabupaten Pekalongan, SMK Muhammadiyah, dan SMPN 2 Pemalang tak luput digelar acara serupa.

Kepala KPP Pratama Pekalongan, Taufik Wijayanto, menuturkan, kesadaran pajak penting ditanamkan sejak dini.

"Memang pajak bertutur menjadi program tahunan, tapi kami bersyukur karena penerapan pendidikan pajak akan masuk dalam kurikulum pendidikan.

Karena Kementrian Keuangan sudah melakukan MoU dengan Kementerian Pendidikan," jelasnya, Jumat (22/11/2019).

Marsekal TNI Yuyu Sutisna Lantik 240 Perwira Baru Setukpa Angkatan 22 di Lanud Adi Soemarmo Solo

Hajar Pamuji Jadi Narasumber Workshop Youtuber di SMAN 1 Jakenan Kabupaten Pati

Nenek Umami Ditemukan Meninggal Terkunci di Dalam Kamar Rumahnya

Yusminardi, Pelaku Penganiayaan Kakeknya Resmi Mendekam di Sel Tahanan Polres Kendal

Dilanjutkannya kesadaran pajak di wilayah kerja KPP Pratama Pekalongan di rasa kurang.

"Di wilayah kerja KPP Pratama Pekalongan ada 200 ribu wajib pajak, yang wajib lapor SPT tahunan 199 ribu.

Dari total itu tingkat kepatuhan SPT tahunan baru 70 persen.

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved