Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah Triwulan III 2019 Meningkat 5,66 Persen

Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah pada triwulan III 2019 sebesar Rp 351,48 triliun, atau mencatatkan pertumbuhan 5,66 persen (yoy)

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: m nur huda
Shutterstock
Ilustrasi Pertumbuhan Ekonomi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Desta Leila Kartika

TRIBUNJATENG.COM, SWMARANG - Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah pada triwulan III 2019 sebesar Rp 351,48 triliun, atau mencatatkan pertumbuhan 5,66 persen (yoy).

Angka pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi triwulan II 2019 yang tercatat sebesar 5,56 persen (yoy).

Capaian ini masih berada dalam rentang proyeksi Bank Indonesia yang memperkirakan pertumbuhan triwulan III 2019 berada pada kisaran 5,3-5,7 persen.

Dalam siaran pers yang diteima Tribunjateng.com Kamis (21/11/2019), dijelaskan, kinerja perekonomian Jawa Tengah triwulan III 2019 ini juga berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,02 persen (yoy), dan pertumbuhan ekonomi Kawasan Jawa sebesar 5,56 persen (yoy).

Peningkatan kinerja perekonomian juga dialami Provinsi Banten dan DKI Jakarta, sementara Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami perlambatan dalam pertumbuhan ekonominya.

"Ditinjau dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah terjadi pada semua komponen, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen Pengeluaran Kelompok Lembaga Nonprofit yang melayani Rumah Tangga (LNPRT) sebesar 7,51 persen (yoy)," ujar Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Jateng, Soekowardojo, dalam siaran pers Kamis (21/11/2019).

Selain komponen Pengeluaran Kelompok LNPRT, komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PKP) tumbuh terbesar kedua yaitu sebesar 6,23 persen (yoy).

Pertumbuhan terbesar ketiga yakni komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 5,49 persen (yoy).

Jumlah hari kerja yang lebih panjang di triwulan III 2019 diperkirakan mendorong aktivitas penyelesaian proyek infrastruktur, serta dalam upaya mengejar target realisasi proyek akhir tahun.

Sementara itu, Konsumsi Rumah Tangga sebagai komponen terbesar dalam PDRB pengeluaran, pertumbuhannya melambat menjadi 4,18 persen (yoy) dari triwulan II 2019 yang mencapai 5,16 persen (yoy).

Survei Konsumen Bank Indonesia turut mengkonfirmasi perlambatan tersebut, dengan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 136,55 pada triwulan III 2019, lebih rendah dari IKK triwulan II 2019 yang sebesar 140,31.

Pertumbuhan yang melambat juga terjadi pada Ekspor Jawa Tengah yang tumbuh sebesar 5,43 persen (yoy), menurun dibandingkan pertumbuhan periode sebelumnya sebesar 5,93 persen (yoy).

"Perlambatan ekspor ini seiring dengan perlambatan ekonomi yang terjadi di negara-negara mitra dagang utama seperti Amerika Serikat, Jepang, dan China.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved