Breaking News:

Calon Jemaah Haji Kabupaten Pati 2020 Ikuti Manasik Lebih Dini

Sebanyak 630 calon jamaah haji Kabupaten Pati tahun 2020 mendapat bimbingan manasik haji di Gedung Haji Pati, Minggu (24/11/2019)

Istimewa
Bupati Pati Haryanto menyambut Calon Jamaah Haji 2020 yang mengikuti bimbingan manasik haji di Gedung Haji Pati, Minggu (24/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Sebanyak 630 calon jemaah haji Kabupaten Pati tahun 2020 mendapat bimbingan manasik haji di Gedung Haji Pati, Minggu (24/11/2019).

Bupati Pati Haryanto mengatakan, pelaksanaan manasik haji yang tergolong lebih awal ini digelar agar sejak jauh-jauh hari jamaah mendapatkan gambaran tentang ibadah di tanah suci.

"Dengan digelarnya manasik haji lebih awal ini, kita harapkan saat para jamaah haji berada di tanah suci nanti, tidak ada beban dan dapat merasa enjoy," ujar Haryanto sebagaimana dalam rilis Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Pati pada Tribunjateng.com.

Oleh karena itu, melalui manasik haji ini, lanjutnya, yang harus dipersiapkan calon jamaah haji bukanlah soal uang saku saja.

Sebab, yang paling utama ialah mempersiapkan kondisi fisik maupun kesehatan.

"Selain itu, yang selalu kita evaluasi ialah Karu (ketua regu) dan Karom (ketua rombongan) agar dapat dijalankan oleh orang-orang yang benar-benar tulus, ikhlas, serta memiliki jiwa kepedulian," imbuhnya.

Haryanto menyebut, hal itu dilakukan untuk menghindari Karu dan Karom yang lalai mengurusi rombongannya dan justru malah mengurusi dirinya sendiri.

"Digelarnya manasik haji lebih awal ini juga agar dapat dievaluasi oleh IPHI kecamatan maupun kabupaten. Tak harus Karu dan Karom itu orang yang muda. Yang terpenting punya jiwa tulus, ikhlas, dan bisa ngopeni," tegasnya.

Apabila hal tersebut dijalankan, maka, menurut Haryanto, pelaksanaan ibadah haji di tanah suci pun akan terlaksana dengan baik dan lancar.

Sebab, selama ini usai pulang dari tanah suci, banyak keluhan yang disampaikan oleh jamaah.

Haryanto juga mengatakan, demi terlaksananya ibadah haji dengan lancar, pemerintah kabupaten selalu memberi dukungan, bantuan, maupun subsidi. Yaitu, ikut menyediakan moda transportasi agar jamaah bisa berangkat bersama-sama sampai ke Donohudan, dan pulang kembali secara bersama-sama pula sampai ke Pendopo Kabupaten Pati. (*)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved