Bupati Karanganyar Sampaikan Tanggapan Terhadap Pandangan Umum Fraksi Mengenai Rancangan APBD 2020

Bupati Karanganyar, Juliyatmono ingin perusahaan dan pemerintah menguatkan program CSR tahun 2020

Bupati Karanganyar Sampaikan Tanggapan Terhadap Pandangan Umum Fraksi Mengenai Rancangan APBD 2020
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Bupati Karanganyar, Juliyatmono 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar, Juliyatmono sampaikan tanggapannya atas pandangan umum fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Karanganyar Tahun Anggaran 2020, Selasa (26/11/2019).

Rapat dengan agenda penyampaian tanggapan bupati atas pandangan umum Fraksi DPRD terhadap Raperda tentang APBD Karanganyar TA 2020 itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo.

Dalam kesempatan itu Bupati Karanganyar menyampaikan tanggapannya terhadap semua pandangan umum Fraksi DPRD terhadap Raperda tentang APBD Karanganyar TA 2020.

Di antaranya menanggapi masukan dari Fraksi PDI Perjuangan terkait Peraturan Bupati tentang teknis pelaksanaan dari Peraturan Daerah Nomor 29 Tahun 2015 tentang penyelenggaraan tanggung jawab sosial perusahaan.

Video Ritual Tawur Dhukut di Karanganyar

Bupati Juliyatmono Kenalkan Potensi Wisata dan Kuliner Karanganyar di Acara Panggung Gembira

Juliyatmono, menyampaikan, kaitannya dengan kepengurusan pengelolaan dana CSR (Corporate Social Responsibility), perlu penguatan kelembagaan yang terdiri dari pemerintah dan perusahaan pada 2020 mendatang.

Dijelaskannya, lembaga yang mengurusi pengelolaan dana CSR bisa dibentuk oleh pemerintah. Ketika sudah dikoordinir dan dihimpun, peruntukkan dana CSR bisa digunakan untuk macam-macam, semisal pembuatan ruang bermain anak, RTLH, kawasan terbuka publik, atau tangga menuju puncak Gunung Lawu.

"Itu (CSR) tidak bisa menjadi alat paksa kita. CSR itu kan kewajiban perusahaan. Selama ini mereka langsung menyalurkan ke lingkungan sekitar, apa itu bisa fasilitas umum, jalan, sumur, gapura taman baca, beasiswa, tempat ibadah, pos kamling dan lain-lain," katanya kepada Tribunjateng.com, Selasa (26/11/2019).

Dikatakan Juliyatmono, sehingga nanti akan ada transparansi terkait dana CSR dan dapat dipertanggungjawabkan serta dipublikasikan. (Ais)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: Daniel Ari Purnomo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved