Pemkab Tegal Minta Waktu Lima Hari, Masih Ada Warga BAB di Sungai, Hasil Sidak Tim Dinkes Jateng

10 keluarga di Kabupaten Tegal ternyata masih membuang air besar atau BAB sembarangan.

Pemkab Tegal Minta Waktu Lima Hari, Masih Ada Warga BAB di Sungai, Hasil Sidak Tim Dinkes Jateng
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Tim Verifikasi Dinkes Provinsi Jawa Tengah mengecek salah satu rumah warga Desa Dukuhtengah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Selasa (26/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - 10 keluarga di Kabupaten Tegal ternyata masih membuang air besar atau BAB sembarangan.

Parahnya, 6 keluarga di antaranya merupakan warga Ibu Kota Kabupaten Tegal yakni Kecamatan Slawi.

Hal itu terungkap saat Tim Verifikasi Open Defecation Free (ODF) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah melakukan sidak di 8 desa di Kabupaten Tegal, Selasa (26/11/2019).

Dalam pemeriksaan ini, tim verifikasi mengecek jamban secara acak terhadap 10 rumah di masing-masing desa.

Adapun 8 desa yang didatangi tim verifikasi adalah Desa Danasari, Dukuhtengah (Kecamatan Bojong), Cintamanik (Kecamatan Bumijawa), Sumbarang (Kecamatan Jatinegara).

Desa Batuagung (Kecamatan Balapulang), Dukuhjati Wetan (Kecamatan Kedungbanteng), dan Kelurahan Procot (Kecamatan Slawi).

"Saat kami sidak secara random (acak), ternyata ditemukan beberapa keluarga masih membuang air besar atau BAB ke sungai," kata Kasi Kesehatan Lingkungan Dinkes Jateng, Dani Setiawan kepada Tribunjateng.com, Selasa (26/11/2019).

Dia menuturkan, terdapat 6 keluarga dari Kelurahan Procot Kecamatan Slawi masih membuang air besar ke sungai.

Kemudian, 4 keluarga sisanya yang ditemukan tim verifikasi masih BAB sembarangan berasal dari Desa Batuagung Kecamatan Balapulang.

"Dengan temuan ini, kami meminta Pemkab Tegal dan jajaran terkait selama 7 hari untuk memperbaiki dan menindaklanjutinya."

"ODF ini bukan hanya tanggungjawab Dinkes Kabupaten Tegal, melainkan warga juga harus ikut terlibat," jelas Dani.

Sementara, Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Tegal, M Soleh siap menindaklanjuti beberapa temuan tersebut.

Bahkan, pihaknya siap menjawab sejumlah temuan itu hanya dalam kurun waktu 5 hari.

"Lima hari saja bakal kami tuntaskan. Terima kasih atas kerja samanya dari tim verifikasi."

"Temuan ini akan segera kami tindaklanjuti secepatnya," pungkas Soleh. (Akhtur Gumilang)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved