3 Bangunan SD di Grobogan Rusak Parah, Kepala Dinas Pendidikan Jateng: Kami tidak Akan Lepas Tangan

Kejadian bangunan sekolah roboh diharapkan tidak terjadi lagi. Faktor alam atau bencana memang menjadi faktor utama

3 Bangunan SD di Grobogan Rusak Parah, Kepala Dinas Pendidikan Jateng: Kami tidak Akan Lepas Tangan
Tribunjateng.com/Mamdukh Adi Priyanto
Kepala Dinas Pendidikan Jateng, Jumeri 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Kejadian bangunan sekolah roboh diharapkan tidak terjadi lagi. Faktor alam atau bencana memang menjadi faktor utama.

Langkah antisipatif bisa dilakukan pemerintah atau pihak sekolah untuk meminimalisir korban. Karena itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menginginkan semua kepala daerah menginventarisir bangunan sekolah yang kritis atau rawan ambruk untuk selanjutnya dilakukan perbaikan.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng pun mengimbau kepada pihak sekolah agar bangunan yang berpotensi roboh untuk tidak dipakai terlebih dahulu.

Berbicara soal sekolah nyaris ambruk, masih ada beberapa sekolah di Jateng dengan kondisi memprihatinkan. Sebut saja beberapa bangunan SD di Kabupaten Grobogan yang rawan roboh diterjang angin kencang, bahkan bisa disebut tidak layak untuk proses belajar mengajar.

Menanggapi hal ini, Kepala Disdikbud Jateng, Jumeri, menyatakan lantaran level SD bukan wilayah pemerintah provinsi, namun pihaknya akan tetap berbicara ke pemerintah kabupaten.

"Ini merupakan ranah kabupaten, tapi kami tidak lepas tangan. Saya akan berbicara dengan Pak Sekda," kata Jumeri saat dimintai konfirmasi, Rabu (27/11/2019).

Permasalahan bangunan rusak yang terjadi selama ini, kata dia, pihaknya hanya bisa mengimbau ke pemerintah kabupaten/kota.

Beberapa waktu yang lalu, ia juga pernah membicarakan masalah sekolah rusak ini ke pemerintah setempat. Namun, ia akan berbicara lagi untuk minta segera diperbaiki.

Ketika ditanya terkait pendanaan perbaikan bangunan sekolah, Jumeri menuturkan pemerintah kabupaten/kota bisa menganggarkan jika kondisinya darurat.

"Seharusnya pemda setempat bisa mengeluarkan (dana) jika memang kondisinya emergency," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved