GrabExpress Kenalkan 5 Fitur Terbaru, Apa Saja?

Layanan pengiriman barang punya peran penting bagi pengembangan UMKM di suatu daerah.

GrabExpress Kenalkan 5 Fitur Terbaru, Apa Saja?
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
GrabExpress juga memperkenalkan lima fitur terbaru untuk mendukung bisnis UMKM di Jawa Tengah. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Layanan pengiriman barang punya peran penting bagi pengembangan UMKM di suatu daerah.

Untuk itu, GrabExpress yang merupakan layanan kurir instan milik Grab mengenalkan lima fitur terbaru yang ada di GrabXpress yakni Bukti Pengiriman dan Pelacakan Langsung, Nalangin, Layanan Paket Hemat, GrabExpress Car, dan Pemesanan Via Web.

Tyas Widyastuti, Head of GrabExpress, Grab Indonesia mengatakan, Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan e-commerce tercepat di dunia.

"Kondisi ini menunjukkan bahwa usaha perdagangan elektronik memiliki nilai ekonomi bagus, sehingga harus dimanfaatkan oleh para pelaku usaha, khususnya UMKM.

Grab yakin ketersediaan layanan pengiriman berbasis teknologi seperti GrabExpress akan memberikan manfaat bagi pelaku bisnis online, baik pada pertumbuhan bisnis UMKM itu sendiri, maupun pada perekonomian nasional," tulisnya dalam press rilis.

Kesbangpol Jateng Ajak Guru TK dan PAUD Kembangkan Pendidikan Inklusi

Pungli Pasar Buah dan Sayur Pemalang, Cari Antony Dituntut 3 Tahun Penjara

Umur Hampir Seabad, Kalimah Masih Eksis Membatik Tegalan

Dewan Minta Pemprov Jateng Naikan Anggaran 3 Kali Lipat untuk Pembenahan Sarana Prasarana Sekolah

Ia menambahkan hal tersebut sejalan dengan misi 2025 ‘Grab for Good’ dalam hal pengembangan sumber daya manusia agar memiliki kapabilitas yang diperlukan di era Revolusi Industri 4.0.

"Harapan kami, para pelaku bisnis UMKM ini dapat menikmati manfaat dari hadirnya ekonomi digital, salah satunya melalui layanan GrabExpress, untuk memasarkan hasil usahanya kepada para pelanggan dengan aman, cepat dan mudah," imbuhnya.

Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UMKM, per tahun 2017 terdapat hampir 63 juta unit UMKM, atau naik 2,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari total UMKM tersebut, yang paling banyak adalah usaha mikro sejumlah 62 juta unit usaha atau mencapai 98,70 persen dari total UMKM di Indonesia.

Di lain pihak, Mahar Soedjana, Wakil Ketua Bidang Organisasi Keanggotaan dan Kelembagaan Kadin Kota Semarang, mengatakan Kadin Kota Semarang selalu berkomitmen untuk terlibat dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah yang ada di Kota Semarang.

"Saya mengapresiasi GrabExpress yang tidak hanya menyediakan teknologi untuk memudahkan logistik wirausahawan, tapi juga memberikan pelatihan yang akan terus memperkaya pengetahuan mereka.

Saya berharap, pelatihan ini dapat membuat iklim wirausaha yang positif di Kota Semarang.

Jika UMKM Berkembang, maka nantinya ekonomi masyarakat juga akan terus meningkat.

Pelatihan-pelatihan seperti ini ditujukan untuk melatih agar produk yang dihasilkan dapat bersaing dengan yang lainnya," terangnya. (val)

Penulis: rival al-manaf
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved