Kali Jenes Tercemar Limbah, Pemkot Solo Diminta Tegas Tegakan Regulasi

Pemkot Solo diminta lebih tegas menegakkan regulasi lingkungan hidup dan kehutanan (LHK) karena pencemaran air masih terjadi di Kali Jenes

Kali Jenes Tercemar Limbah, Pemkot Solo Diminta Tegas Tegakan Regulasi
TRIBUNSOLO.COM/ADI SURYA SAMODRA
Seorang warga RT 03/RW 11 Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon sedang menjemur pakaian di bantaran Kali Jenes, Rabu (27/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pemkot Solo diminta lebih tegas menegakkan regulasi lingkungan hidup dan kehutanan (LHK) karena pencemaran air masih terjadi di Kali Jenes yang berada di Kecamatan Pasar Kliwon.

Pencemaran disebabkan limbah industri rumahan yang dibuang ke aliran anak Bengawan Solo itu tanpa ada pengolahan yang baik.

Pengamat lingkungan hidup Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo, Pranoto menyampaikan, penegakan regulasi LHK perlu sebagai upaya jangka pendek Pemkot Solo.

"Jangka pendeknya, menegakkan Perda Kota Solo dan Permen LHK tentang limbah," ujar Pranoto kepada TribunSolo.com, Kamis (28/11/2019).

"Itu mohon ditaati, seperti ada sanksi kalau buang limbah tanpa diolah, regulasi itu ditegakkan, sudah cukup baik," imbuhnya membeberkan.

Pranoto menyarankan Pemkot Solo untuk membuat program pemulihan aliran sungai sebagai upaya jangka panjang.

"Untuk jangka panjang arahkan seperti (program) Citarum Harum, dan TMMD, TNI masuk desa bisa untuk menjernihkan kali atau sungai," terang Pranoto.

"Diperkuat dengan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan LSM Lingkungan Hidup, serta ada kegiatan sekolah sungai," tambahnya.

Pranoto menuturkan, keberadaan sebuah laboratorium juga dirasa penting sebagai langkah pemantauan pemeliharaan sungai.

Namun, itu juga harus diimbangi dengan sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten.

Halaman
123
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved