Pemkab Batang Gandeng Alfamart Dorong Pelaku UMKM Pasarkan Produk ke Ritel Modern

Pelatihan sendiri diikuti 100 pengusaha kecil yang sebagian besar adalah bergerak di bidang produk olahan makanan, snack dan minuman

Pemkab Batang Gandeng Alfamart Dorong Pelaku UMKM Pasarkan Produk ke Ritel Modern
Tribunjateng.com/Dina Indriani
100 Pelaku UMKM Batang mengikuti pelatihan ritel modern di Aula Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (28/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang bersama PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) Tbk, selaku pemilik jaringan ritel Alfamart, menggelar pelatihan ritel modern bagi pelaku UMKM yang berada di wilayah Kabupaten Batang dan sekitarnya, Kamis (28/11/2019).

Pelatihan UMKM merupakan hasil kerjasama Alfamart dengan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Perindagkop) dan UKM Kabupaten Batang.

Pelatihan sendiri diikuti 100 pengusaha kecil yang sebagian besar adalah bergerak di bidang produk olahan makanan, snack dan minuman.

Melalui kegiatan tersebut sebagian besar peserta juga mendapat bekal yang berharga dan bermanfaat untuk menjalankan usaha yang saat ini mereka tekuni.

Apa yang dilakukan Alfamart juga mendapat apresiasi positif dari Bupati Wihaji.

"Apa yang dilakukan Alfamart ini sangat positif karena Alfamart memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk turut maju dan berkembang,” tutur Bupati Wihaji melalui Asisten Ekonomi, Wondhi Ruki Trisnanto.

Dikatakannya, dengan adanya pelatihan UMKM tersebut diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat terutama pemilik usaha kecil di Kabupaten Batang.

Mengingat produk UMKM di Kabupaten Batang cukup beragam dan memiliki kualitas yang baik.

“Harapannya semua produk UMKM bisa masuk ke Alfamart dan ritel modern lainnya yang tentunya harus menjalani proses sesuai dengan persyaratan dan mekanisme yang ada," ujarnya.

Branch Manager Alfamart Semarang, Mulyanto, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari upaya perusahaan agar UMKM bisa tumbuh dan berkembang.

"Hal ini sesuai dengan visi perusahaan yakni menjadi jaringan ritel terkemuka yang berorientasi pada pemberdayaan pengusaha kecil juga sebagai bagian CSR perusahaan,” jelasnya.

Ditambahkan dalam pelatihan tersebut tim Alfamart yang terdiri dari departemen merchandise (MD) dan Sales Store Point (SSP) berbagi materi bagaimana produk dari usaha kecil bisa masuk ke toko Alfamart.

Di antaranya mengenai mekanisme maupun syarat yang ditetapkan seperti masalah perizinan, jenis produk hingga packaging (kemasan).

"Secara umum apa yang kami sampaikan dalam pelatihan merupakan upaya untuk mendorong para pelaku UMKM bisa memasarkan produknya ke jaringan toko Alfamart," pungkasnya.(din)

Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved