Breaking News:

Misteri Hilangnya Kades Batur Banjarnegara Terkuat, Ini Alasan Fauzi Menghilang 16 Hari

Misteri menghilangnya Kepala Desa Batur Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara Ahmad Fauzi selama 16 hari terhitung 12-27 November 2019 kini terkuak.

IST
Kades Batur Banjarnegara Ahmad Fauzi (tengah) berfoto bersama setelah ditemukan dan dijemput di Ponpes Al Irsyad Tengaran Kabupaten Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Misteri menghilangnya Kepala Desa Batur Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara Ahmad Fauzi selama 16 hari terhitung 12-27 November 2019 kini terkuak.

Ahmad Fauzi dikabarkan meninggalkan desanya lantaran mencari sebuah ketenangan pasca mendapat konflik antar dua desa tetangga, Desa Batur Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara dan Desa Gerlang Kecamatan Blado Kabupaten Batang akibat terbakarnya hutan Petarangan pada 20 Oktober 2019 lalu.

Kini Fauzi sudah ditemukan kepolisian di Pondok Al Irsyad Tengaran sejak pada, Rabu (27/11/2019) pukul 23.00 WIB.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna menyampaikan, saat itu pula Fauzi dijemput oleh Kepolisian didampingi keluarga ( istri dan paman ) pada hari Kamis (28/11/2019) pukul 00.45 WIB dan diserahkan langsung oleh pimpinan Ponpes, Ustadz Ujang.

Pemerintah Pusat Rencana Hapus Jabatan Eselon III dan IV, Ini Tanggapan Bupati Pekalongan

Pria 45 Tahun di Tegal Cabuli Bocah 6 Tahun yang Masih Tetangganya Sendiri

Camat di Wonogiri yang Sebar Video Mesumnya di WA Sudah Ditetapkan Tersangka, Ini Kisahnya

56 Calon Pengemudi BRT Trans Semarang Diberi Pembekalan Sebelum Operasional Koridor Baru

"Saat itu, Selasa tanggal 12 November 2019 pukul 16.30 WIB saudara Ahmad Fauzi pergi meninggalkan Desa Batur mengendarai sepeda motor Honda Verza R 6862 PM warna hitam memakai Jaket warna biru dan helm warna gelap," terangnya kepada Tribunjateng.com, Jumat (29/11/2019).

Kepergiannya pun terdeteksi Chek In di Hotel Karlita Solo kamar No 320 dan Chek out pada hari Rabu tanggal 13 November 2019 pukul 11.57 WIB.

Kepada pihak polisi dan keluarga, Fauzi mengaku bermain dari satu rumah ke rumah teman lain yang ada di sekitar Purwokerto.

"Saat itu ia menjelaskan bahwa pikiran dalam keadaan bingung,.

23 November 2019 malam hasil deteksi terlihat di Karoke Fury Purwokerto, kemudian pada tanggal 25 November 2019 pukul 13.21 Chek In di hotel yKarlita, Chek out tanggal 26 November 2019 pukul 11.55 WIB kamar No 515.

Pada Rabu 27 November 2019 pukul 21.00 WIB mengendarai sepeda motor menuju Ponpes Al Irsyad Tengaran, dengan alasan menenangkan diri, karena yang bersangkutan pernah menempuh pendidikan di Pondok tersebut" lanjutnya.

Pada Jum'at (2911/2019) Fauzi dimintai keterangan oleh penyidik dan dihadapkan Kapolres serta diserahkann puku l 11.00 kepada keluarga, diterima oleh istrinya Sri Tanti Rachmawati.

Sehingga permasalahan yang diadukan oleh Istrinya telah dicabut.

Sedangkan alasan kepergianya dari rumah tanpa pamit adalah karena menjelang pelantikan Kades  11 Desember 2019.

Dapat musibah pada bulan Oktober sehingga memicu konflik di dua desa.

Kejadian tersebut berdampak pada jiwa Ahmad Fauzi yang menjadikan labil tidak berpikir secara jernih, sehingga Fauzi mencari ketenangan jiwa. (Sam)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved