Breaking News:

Polres Salatiga Ringkus Dua Spesialis Curanmor di Salatiga, 11 Lokasi Jadi Sasaran

Kedua pelaku ini dari hasil penyelidikan mengakui melakukan aksi curanmor sudah sejak 2018 di Kota Salatiga.

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muslimah
Tribunjateng.com/M Nafiul Haris
Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono saat menginterogasi pelaku curanmor dalam gelar perkara di Mapolresta Salatiga, Jumat (29/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Dua pelaku spesialis pencurian motor (curanmor) di Kota Salatiga berhasil diringkus Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Salatiga di Kabupaten Jepara.

Lantaran melawan petugas kedua tersangka saat dilakukan pengkapan terpaksa ditembak kakinya.

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono dalam gelar perkara mengatakan kedua pelaku yakni Tri Wahono alias Warseno (51) warga Rt 02/Rw 04, Dusun Bandungan, Desa Lawahwelan, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan dan Yusup alias Agus Setiawan (39) warga Rt 03/Rw 04, Dusun Gempal, Desa Sumber Agung, Kecamatan Bandarejo, Kabupaten Blora.

"Kedua pelaku ini dari hasil penyelidikan mengakui melakukan aksi curanmor sudah sejak 2018 di Kota Salatiga.

Ada 11 titik lokasi yang kerapkali dijadikan lokasi sasaran terutama warung ritel," terangnya kepada Tribunjateng.com, di Mapolresta Salatiga, Jumat (29/11/2019)

Menurut AKBP Gatot tindak kejahatan yang dilakukan para tersangka berhasil diungkap dari laporan korban Dhandy Adi Putra Sembiring (25) mahasiswa warga Desa Tigapanah, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Ia menambahkan, korban yang saat ini berdomisili dengan mengontrak rumah di daerah Kemiri Barat, Gang Salak Rt 3/Rw 9, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga kehilangan motornya pada Sabtu (2/11/2019) sekira pukul 18.00 WIB.

"Dari hasil pengungkapan kasus itu petugas menyita barang bukti berupa 1 kunci Y dan L. Kemudian empat buah obeng satu jaket dan masker serta 1 unit sepeda motor beat milik korban berplat nomor AD-3057-BCD beserta STNK. Lalu dua buah helm dan satu motor lain berplat nomor H-4534-CS," katanya

Dikatakannya, dari hasil pengembangan beberapa lokasi yang kerap dijadikan sasaran tersangka melakukan aksi pencurian sepeda motor di Salatiga antara lain Kantor JNE Jalan Imam Bonjol, Indomaret Pattimura, Alfamart Benoyo, Kos Sarirejo Sembir.

Kapolres Salatiga menyampaikan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati ketika sedang memarkir kendaraan mereka. Kemudian mengunci ganda serta selalu waspada umumnya saat berbelanja di toko ritel.

"Untuk penadah mereka ini masih kami kembangkan karena sistemnya beli putus. Kepada tersangka dijerat pasal 362 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara," ujarnya

Seorang tersangka Yusup alias Agus Setiawan (39) mengaku sengaja menyasar pertokoan di Kota Salatiga secara acak dengan modal kunci L.

"Motor beat yang kami ambil karena lebih mudah. Saya ambilnya asal saja ketika malam hari memutari daerah pertokoan di Kota Salatiga. Setiap satu unit motor kami jual sekira Rp 2,5 juta," jelasnya. (ris)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved