Liberika, Kopi Legendaris Zaman Kolonial Belanda, Masih Tumbuh Subur di Kendal, Ini Buktinya

Tanaman kopi liberika itu tumbuh subur di wilayah di tiga kecamatan di yakni Kecamatan Patean, Sukorejo, dan Limbangan.

Liberika, Kopi Legendaris Zaman Kolonial Belanda, Masih Tumbuh Subur di Kendal, Ini Buktinya
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Ketua Kelompok Tani Mlati Makmur menunjukan biji kopi liberika. Pada umumnya biji kopi liberika lebih besar dibandingkan biji kopi robusta dan arabika. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Wilayah Kendal bagian selatan yang berbentuk dataran tinggi dan pegunungan membuat tanaman kopi dapat tumbuh subur.

Berkat hal itu, saat ini Kabupaten Kendal menjadi wilayah penghasil komoditas yang diburu oleh hampir seluruh dunia itu.

Udara sejuk serta suhu yang tepat membuat berbagai jenis kopi dapat tumbuh sumbur di sana.

Tak hanya jenis robusta dan arabika yang saat ini menjadi komoditas utama tanaman kopi di dunia.

Tanaman kopi langka yakni kopi liberika telah tumbuh subur sejak zaman penjajahan Belanda.

Tanaman kopi liberika itu tumbuh subur di wilayah di tiga kecamatan di yakni Kecamatan Patean, Sukorejo, dan Limbangan.

Meski di wilayah itu tanaman kopi liberika bisa ditemukan, tetaplah menjadi komoditas utama bagi para petani kopi yakni kopi robusta dan arabika.

Hal itu dikarenakan selama ini pasar kopi yang terbentuk membuat petani banyak menanam pohon kopi robusta dan arabika.

Sehingga menjadikan kopi liberika bukanlah komoditas utama.

Namun masih banyak para petani yang aktif melakukan pembudidayaan kopi liberika.

Halaman
123
Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved