Bupati Banjarnegara Budhi Minta Pengerjaan Drainase di Alun-alun Dipercepat

Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, meminta pekerjaan pembuatan drainase di alun-alun Banjarnegara dipercepat, karena sudah memasuki musim penghujan.

Bupati Banjarnegara Budhi Minta Pengerjaan Drainase di Alun-alun Dipercepat
IST
Bupati Budhi Sarwono sidak pekerjaan drainase 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, meminta pekerjaan pembuatan drainase di alun-alun Banjarnegara dipercepat, karena sudah memasuki musim penghujan.

Budhi menyampatkan berkeliling untuk memeriksa kedalaman dan kekokohan pondasi bangunan itu.

Sesuai rencana, gorong-gorong itu akan dibongkar kemudian dibangun yang lebih bagus dan kokoh.

Untuk kontrol air dan kebersihan, gorong-gorong akan ditutup dengan plat besi yang mudah dibuka tapi aman.

"Ini sudah memasuki musim penghujan jadi kalau bisa dipercepat dengan tetap menjaga kualitas pekerjaan," kata bupati ketika memeriksa pekerjaan pembuatan drainase di alun-alun Banjarnegara, Senin (2/12).

BNN Tes Urine Karyawan Riez Palace Hotel Tegal, Ini Hasilnya

Kondisi Muhajirin Korban Bacok di Jalan Soekarno Hatta Sudah Membaik, Ibu Khawatir Biaya Perawatan

Inilah Daftar Harga HP Xiaomi Desember 2019

Sisa 13 Hari Kontrak Kerja Hanya 5 Orang Bekerja, Rukiyanto Tak Yakin RSUD Mijen Rampung Akhir Tahun

Budhi menjelaskan, idealnya lebar selokan minimal 70 centimeter, dengan tinggi menyesuaikan.

Hal ini untuk mempermudah penanganan jika terjadi sumbatan.

Ia mendorong pelaksana proyek itu agar menyelesaikan pekerjaannya di awalatau minggu pertama Bulan Desember 2019 ini.

Proyek rehabilitasi drainase alun-alun kota Banjarnegara ini dikerjakan sejak 25 Oktober.

Pekerjaan ditargetkan selesai sampai dengan 13 Desember 2019, atau 50 hari kerja.

Proyek tersebut menyerap dana Rp. 462.304.000 yang dikerjakan oleh CV Gunung Punjul.

Kasi Kebersihan dan Pertamanan DPKPLH Kabupaten Banjarnegara, Rakiwan menjelaskan, pasca pemindahan Pedagang Kaki Lima (PKL), akhir Juni lalu, pihaknya sempat melakukan sidak bersama bupati dan menemukan banyak sampah busuk di dalam gorong-gorong.

Pasca relokasi PKL alun-alun Banjarnegara ke kompleks kuliner Banjarnegara, Pemkab ingin menata kembali alun-alun.

Kawasan alun-alun pun kini bersih dari aktivitas niaga dan relatif tampil cantik.

Alun-alun Banjarnegara memang tidak diperuntukkan untuk kegiatan komersial, kecuali kegiatan Car Free Day (CFD) tiap minggu. (aqy)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved