Kampanye Pencegahan Stunting, Bupati Karanganyar: Perlu Pendidikan Pra Nikah

Pemkab Karanganyar melalui Dinas Kesehatan Karanganyar (DKK) menggelar kampanye pencegahan stunting di Lapangan Alun-Alun Karanganyar

Kampanye Pencegahan Stunting, Bupati Karanganyar: Perlu Pendidikan Pra Nikah
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Penyerahan bantuan alat ukur tinggi bayi oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono kepada perwakilan penerima di Alun-Alun Karanganyar, Minggu (1/12/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melalui Dinas Kesehatan Karanganyar (DKK) menggelar kampanye pencegahan stunting di Lapangan Alun-Alun Karanganyar, Minggu (1/12/2019).

Selain kampanye pencegahan stunting, dalam kesempatan itu juga dilangsungkan lomba menghias buah dan sayur, senam massal, serta pengobatan gratis.

DKK Karanganyar juga memberikan bantuan mistar atau alat ukur tinggi bayi kepada 416 posyandu yang ada di Karanganyar.

Penyerahan bantuan secara simbolis diserahkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono kepada tiga perwakilan penerima bantuan dari Posyandu Jaten, Tasikmadu dan Karanganyar.

Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar (DKK), Cucuk Heru Kusumo menyampaikan, dari tahun ke tahun ada penurunan angka stunting di Karanganyar.

Angka stunting Pada 2017 sebesar 22 persen, kemudian pada 2018 turun menjadi 13 persen.

"Sampai saat ini sekitar 7,6 persen. Mudah-mudahan secara bertahap angka tersebut dapat turun," katanya kepada Tribunjateng.com, Minggu (1/12/2019).

Dikatakannya, intervensi dalam upaya penurunan angka stunting sudah dilakukan sejak masa remaja.

Seperti memberikan pemahaman sebelum memasuki masa nikah, kehamilan, pemantauan kehamilan serta proses konseling.

Menurutnya yang menjadi tugas terberat ialah memahamkan kepada keluarga terutama ibu, untuk memelihara dan menjaga asupan gizi.

Halaman
12
Penulis: Agus Iswadi
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved