Kronologi HS Dihajar 5 Kawannya saat Nongkrong hingga Tewas, Polisi Ungkap Motifnya

Rekonstruksi dilakukan tempat kejadian, yakni di bendungan Desa Pecangaan Kulon, Kecamatan Pecangaan

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
Tribunjateng.com/Rifqi Gozali
Rekonstruksi pembunuhan oleh kawanan anak punk di Desa Pecangaan Kulon, Kecamatan Pecangaan, Senin (2/12/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Nasib nahas menimpa HS yang tewas di tangan kawannya sendiri.

Dia meregang nyawa setelah dikeroyok oleh lima kawan yang biasa menjadi teman nongkrong,  sesama anak punk.

Ironisnya lagi, baik korban maupun pelaku masih berstatus anak-anak.

Dari lima pelaku, tiga di antaranya telah ditangkap oleh jajaran Satuan Reskrim Polres Jepara.

Ketiganya yakni AHP (17), SRA (17), dan FAJ (15).

Sementara dua pelaku lainnya yakni berinisial B dan F masih berstatus daftar pencarian orang.

Senin (2/12/2019), jajaran Satuan Reskrim Polres Jepara menggelar rekonstruksi kejadian yang mengakibatkan nyawa HS melayang.

Rekonstruksi dilakukan di tempat kejadian, yakni di bendungan Desa Pecangaan Kulon, Kecamatan Pecangaan.

Dalam rekonstruksi kali ini, tiga pelaku berikut saksi dan korban yang diperankan oleh anggota Polres Jepara menjalani 22 adegan.

Adegan pertama dimulai ketika AHP dan B menjemput korban HS.

Kemudian korban diajak bertemu dengan kawan-kawan mereka di perempatan Lebuawu.

Di perempatan tersebut, mereka bertemu dengan SRA, FAJ, dan F.

Korban dan lima kawannya tersebut lantas mengamen di Terminal Pecangaan.

Jerih payah hasil mengamen kemudian dibuat beli minuman keras jenis ciu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved