Kronologi HS Dihajar 5 Kawannya saat Nongkrong hingga Tewas, Polisi Ungkap Motifnya

Rekonstruksi dilakukan tempat kejadian, yakni di bendungan Desa Pecangaan Kulon, Kecamatan Pecangaan

Kronologi HS Dihajar 5 Kawannya saat Nongkrong hingga Tewas, Polisi Ungkap Motifnya
Tribunjateng.com/Rifqi Gozali
Rekonstruksi pembunuhan oleh kawanan anak punk di Desa Pecangaan Kulon, Kecamatan Pecangaan, Senin (2/12/2019). 

Kemudian korban diajak bertemu dengan kawan-kawan mereka di perempatan Lebuawu.

Di perempatan tersebut, mereka bertemu dengan SRA, FAJ, dan F.

Korban dan lima kawannya tersebut lantas mengamen di Terminal Pecangaan.

Jerih payah hasil mengamen kemudian dibuat beli minuman keras jenis ciu.

Enam anak yang masih berusia belia itu lantas menikmati jerih payah mereka dengan menikmati ciu bersama di bendungan sungai Desa Pecangaan Kulon.

Saat mereka tengah asyik menikmati ciu, di situlah kemudian F memberi kode kepada AHP untuk menghajar HS.

HS dihajar menggunakan tangan kosong oleh AHP sebanyak tiga kali.

Ternyata tidak berhenti di situ penganiayaan yang menimpa HS.

Setelah mendapat bogem mentah, HS diseret FAJ menuju bibir sungai.

Kemudian dia mendapat tendangan dari F sampai HS tersungkur di tepi sungai.

Halaman
1234
Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved