Dugaan Pungli Operasi Lalu Lintas di Pasar Babadan Ungaran, Ini Kata Kabid Humas Polda Jateng

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah, Kombes Iskandar Fitriana Sutisna memaparkan terkait operasi penindakan lalu lintas di dalam

Dugaan Pungli Operasi Lalu Lintas di Pasar Babadan Ungaran, Ini Kata Kabid Humas Polda Jateng
Tribun Jateng/ Amanda Rizqyana
Petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Semarang melakukan operasi di depan Pos Polisi Pasar Babadan Langensari Ungaran Barat Kabupaten Semarang pada Senin (25/11/2019) siang tidak dilengkapi papan nama. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah, Kombes Iskandar Fitriana Sutisna memaparkan terkait operasi penindakan lalu lintas di dalam kepolisian.

Setelah sempat viral sejumlah petugas memakai pakaian kepolisian melakukan razia di depan Pasar Babadan Ungaran belakangan ini, mengatakan "ini operasi kasat mata".

Kombes Iskandar pun mencoba meluruskan hal tersebut.

Kepada Tribunjateng.com, ia menjelaskan, dalam istilah kepolisian hanya mengenal dua jenis operasi lalulintas, operasi rutin dan operasi khusus (yang ditingkatkan).

Jika terlihat oleh masyarakat, polisi perseorangan maupun beberapa orang melakukan razia dengan ciri-ciri, tidak rutin, tidak ditandai plang operasi, di luar jam-jam sebagaimana mestinya operasi, maka bisa disebut sebagai tindakan oknum.

Ditunggu Tak Datang-datang, Agustinus Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Truk Boks Bermuatan Roti

Wakil Bupati Pati Dorong Penyandang Disabilitas Berwirausaha

Ketua Mapakum Unissula Sebut Tidak Ada Kekerasan Fisik saat Diksar

Fraksi PKB Sebut Pemkab Demak Gagal Jalankan Pemerintahan

"Dalam hal ini disebut bukan operasi.

Mungkin melihat pengendara tidak memakai helm, atau terlihat tidak lengkap, kemudian diberhentikan dan diingatkan, ini dibenarkan," terangnya, Selasa (3/12/2019).

Hal itu menurut Kabid Humas menjadi wajib bagi anggota Polri untuk selalu mengingatkan yang salah atau melanggar, tidak hanya lalu lintas saja.

Lebih lanjut, adapun tindakan menyodorkan nomer rekening kepada warga atau pengendara sebagaimana yang terjadi di Ungaran belakang ini menurutnya tidak dibenarkan.

Dalam operasi rutin, ada beberapa tahapan penindakan yang biasa dilakukan.

Halaman
12
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved